Kodam IX/Udayana

Prajurit Koramil 07/Monta Amankan 7 Ekor Kerbau Curian di Desa Tolouwi

Oleh 20 Feb 2019 Tidak ada komentar
Prajurit Koramil 07/Monta Amankan 7 Ekor Kerbau Curian di Desa Tolouwi
#TNIAD 

JAKARTA,tniad.mil.id – Tiga orang personel Koramil 1608-07/Monta yakni Sertu Saharullah Babinsa Tolo Tangga, Serda Rifaid Babinsa Tolouwi dan Babinsa Nonto Tera Sertu Nassaruddin berhasil mengamankan tujuh ekor kerbau diduga hasil curian yang diikat di sekitar pinggir Hutan Desa Tolouwi.

Tersebut disampaikan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dalam rilis tertulisnya, Selasa (19/2/2019).

Sebagai informasi, Desa Tolouwi merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Diungkapkan Dandim, berdasarkan informasi Sertu Saharullah, ada beberapa warga memberikan informasi bahwa terdapat tujuh ekor kerbau yang diikat di sekitar pinggir hutan.

Berdasarkan informasi tersebut, lanjut Dandim, Sertu Saharullah kemudian mengecek ke tempat yang dimaksud dan ternyata ditemukan tujuh ekor kerbau terdiri dari satu ekor induk tua, dua ekor jantan muda, tiga ekor betina muda dan satu ekor betina susu.

“Saat itu Sertu Saharullah menghubungi Babinsa Desa Tolo Tangga, Babinsa Desa Nonto Tera dan Kepala Desa Tolouwi untuk melaporkan ke Danramil Monta dan berdasarkan perintah Danramil, ketiganya langsung mengamankan barang bukti tersebut di Desa Tolouwi pada Senin (18/2/2019) pukul 01.30 Wita,”jelas Letkol Bambang.

Dandim mengungkapkan, informasi tersebut kemudian disebarkan melalui anggota Babinsa Kodim 1608/Bima dan Babinsa Kodim 1614/Dompu untuk mencari tahu pemilik kerbau tersebut.

Sekitar pukul 03.30 Wita, salah seorang warga Desa Hu’u, Kabupaten Dompu, atas nama H. Majid (74) mendatangi Desa Tolouwi dan mengaku sebagai pemiliki tujuh kerbau tersebut. Namun sebelumnya, ketiga Babinsa tersebut menanyakan ciri-ciri kerbau milik H. Majid yang datang bersama anaknya.

“Setelah mendengarkan penjelasan dari H. Majid dan sesuai dengan ciri yang disebutkan, anggota kami menyerahkan ke tujuh kerbau itu sekitar pukul 11.30 Wita disaksikan oleh Kepala Desa dan warga Tolouwi untuk dibawa pulang,”ujar Bambang Kurnia Eka Putra.

Atas upaya yang dilakukan oleh para anggotanya, Dandim memberikan apresiasi yang tinggi atas respon cepat menindaklanjuti informasi dari warga.

“Hal ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat kepada aparat TNI. Dan saya sangat mengapresiasi respon cepat yang dilakukan anggota di lapangan sebagai bentuk kepedulian permasalahan warga,” tuturnya.

Dirinya berharap agar masyarakat tidak perlu takut melaporkan kepada aparat Babinsa bila terjadi permasalahan maupun mengalami kesulitan.

“Kami ada untuk membantu kesulitan masyarakat, jangan takut melapor jika memiliki permasalahan di lingkungan, kami akan membantu solusinya semaksimal mungkin,”pungkas Dandim.

Pada kesempatan yang sama, Sertu Sahrullah juga mengatakan bahwa setelah dilakukan penyelidikan pada malam itu, pelaku ingin mengirim kerbau hasil curiannya lewat laut dan malam itu juga dilakukan pengintaian sambil menunggu pelaku di tempat mereka mengikat ketujuh ekor kerbau tersebut.

“Namun ternyata informasi tersebut mungkin diketahui oleh pelaku sehingga pelaku tidak dapat diidentifikasi dan tidak dapat kami ditangkap. Walau demikian, Alhamdulillah kerbau-kerbau tersebut telah kembali kepada pemiliknya,”pungkas Saharullah. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel