Kodam IV/Diponegoro

Sungai Pemali Kritis, Bersama Tim Gabungan, Kodim Brebes Bangun Tanggul Darurat

Oleh 06 Feb 2019 Tidak ada komentar
Sungai Pemali Kritis,  Bersama Tim Gabungan, Kodim Brebes Bangun Tanggul Darurat
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Puluhan orang dari tim gabungan mulai melakukan perbaikan pada tanggul Sungai Pemali yang kritis. Tersebut disampaikan Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri, dalam rilisnya di Brebes, Jateng, Minggu (3/2/2019).

Disampaikan Dandim, tim gabungan terdiri dari Dinas PU, Dinas PSDA dan BPBD Kabupaten Brebes, PSDA Pemali-Comal, TNI, Polri dan Aparatur Kecamatan Wanasari, perangkat desa serta warga masyarakat Sidamulya Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. “Kerja bakti penambalan tanggul akan dilangsungkan selama 10 hari ke depan dengan jumlah tenaga 80 orang,”ujarnya.

“Kita juga dibantu dengan satu unit eskavator serta dua armada dump truk pengangkut material dari Pemkab Brebes,” kata Dandim.

Lebih lanjut Faisal menyampaikan, perbaikan tanggul ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi penanganan darurat tanggul Sungai Pemali. “Pasalnya, penanggulangan di tanggul tersebut sudah sering dilakukan melalui kerja bakti antara masyarakat dan TNI-Polri, namun hasilnya kurang maksimal karena hanya secara manual dengan peralatan konvensional,”ucapnya.

Sementara itu Danramil 03/Wanasari, Kapten Inf Turiman mengatakan, hasil kerja secara manual sebelumnya berupa tumpukan karung-karung tanah sebagai tanggul darurat sia-sia, jika tidak ditunjang dengan talut bambu atau kayu yang ditancapkan.

“Derasnya arus Sungai Pemali beberapa kali memakan tanggul tersebut. Tim ini akan memperkuat tanggul di 4 titik sebelah kiri barat Sidamulya guna mitigasi bahaya banjir karena jebolnya Pemali,”terangnya.

Menurutnya, setidaknya 12.600 karung tanah, akan menjadi tanggul darurat karena belum adanya anggaran untuk pembangunan permanen. Karung-karung ini diperoleh dari Dinas PU SDA Taru Provinsi Jateng 5000 kantong, Balai Besar PSDA Pemali-Comal 5.000 kantong, Dinas PSDA PR Kabupaten Brebes 1000 kantong dan BPBD Kabupaten Brebes 2000 kantong.

“Ini untuk mengantisipasi hujan dengan intensitas tinggi. Kami sarankan pihak terkait menggunakan alat berat untuk menancapkan bambu penahan karung, sehingga lebih dalam. Penanganan darurat sebagai langkah awal antisipasi jebolnya tanggul,”pungkasnya. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel