TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Tangisan Haru Alwia Buwatti, Rumahnya Selesai Direnovasi Satgas Yonif 731/Kabaresi

By 19 Feb 2019 Kostrad
7a (1)

JAKARTA, tniad.mil.id – Tangisan Alwia Buwatti (65) warga Desa Dokuno, bukan pertanda sedih, tetapi tanda haru sekaligus kebahagiaan, karena rumahnya selesai direnonasi Satgas Yonif 731/Kabaresi.

Tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 731 / Kabaresi Letkol Inf Indra Hirawanto S.Sos, dalam rilis tertulisnya, di Maluku Utara, Selasa (19/2/2019).

Sebagai informasi Desa Kokuno merupakan salah satu desa dari Kecamatan Galela, Halmahera Utara, Maluku Utara.

Diungkapkan Dansatgas, kegembiraan Alwia sapaannya terlihat berseri ketika Danpos 3 SSK I Dokuno Satgas Yonif 731 / Kabaresi Sertu Sandry Pandung bersama anggota menyambangi dan membantu merenovasi rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak huni.

“Kegiatan ini merupakan bakti sosial rehabilitasi rumah yang dilaksanakan oleh Pos 3 SSK I Dokuno yang bertujuan untuk membangun solidaritas dan sinergitas antara TNI dengan rakyat dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan,”ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini sendiri dilaksanakan selama 7 hari dari tanggal 10 – 16 Februari 2019 lalu. Pemilik rumah menerima kunci pada Minggu (17/2/2019) setelah semuanya selesai dibangun. “Semua biaya dari awal sampai selesai berasal dari swadaya masyarakat ditambah Pos 3 SSK I Dokuno. Gratis, tanpa membebani pemilik rumah sedikit pun,”ucapnya.

“Kegiatan bakti sosial rehab rumah ini, selain sebagai wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu dan mengurangi beban masyarakat, sekaligus juga mempererat kebersamaan yang telah terbina dan terjalin baik selama ini, karena bersama rakyat TNI kuat,”tutur Indra Hirawanto.

Ketika prosesi penyerahan kunci, air mata Alwia pun mulai menetes melihat rumah barunya yang telah selesai dibangun oleh Anggota Satgas Yonif 731 / Kabaresi. Kini Alwia terlihat mulai lega saat melihat kondisi rumahnya yang sudah rapi.

Alwia yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual sapu lidi ini mengatakan, dulu saat hujan turun, rumah ini bocor dan kebanjiran, karena dinding dan atap sudah hancur termakan usia. Dirinya pun mengungkapkan ingin memperbaiki rumahnya, tetapi Karena kondisi ekonomi yang serba pas-pasan hal tersebut belum terwujud.

“Saya begitu khawatir kalau hujan lebat turun, takut rumah roboh. Tapi kini tidak khawatir lagi karena rumah sudah bagus dan kuat,”kenangnya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Yonif 731 / Kabaresi Pos 3 SSK I Dokuno yang dengan tulus ikhlas memperbaiki rumah saya, semoga TNI selalu selalu jaya,”pungkasnya. (Dispenad)

Kirim Komentar/Pertanyaan

Tangisan Haru Alwia Buwatti, Rumahnya Selesai Direnovasi Satgas Yonif 731/Kabaresi