Kodam IX/Udayana

15 Warga Binaan Rutan Bangli Ikut Membantu TMMD Bangli

Oleh 05 Mar 2019 Tidak ada komentar
15 Warga Binaan Rutan Bangli Ikut Membantu TMMD Bangli
#TNIAD 

JAKARTA,tniad.mil.id – Dukungan dan peran serta masyarakat pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 104 begitu tinggi, tak terkecuali 15 warga binaan Rutan Bangli ikut membantu mensukseskan program kerakyatan ini.

Tersebut disampaikan Dandim 1612/Bangli, Letkol Cpn Andy Pranoto, M.Sc, dalam rilis tertulisnya, di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Selasa (5/3/2019).

Diungkapkan Dandim, keterlibatan warga binaan Rutan II/B yang membantu program TMMD yang berjumlah 15 orang ini, setiap harinya 5 orang secara bergiliran turut serta mengerjakan sasaran fisik pembuatan jalan sepanjang 1,5 km dan MCK.

“Keterlibatan saudara kita (binaan Rutan Bangli) patut diapresiasi, walau masih dalam proses menjalani hukuman, kepedulian mereka pada program ini begitu tinggi, bahkan menawarkan tenaganya siap membantu prajurit dalam menyelesaikan pekerjaan,”ujarnya.

Selain pembuatan jalan lanjutnya, Satgas TMMD Bangli juga membuat MCK berupa dua kamar kecil di areal jaba Pura Puseh Karang Suung, Desa Peninjoan Tembuku Bangli. “Pada kegiatan ini juga 5 orang warga Binaan Rutan Bangli yang didampingi Pengelola bimbingan kemandirian Rutan Kelas II/B Bangli, Sang Kompyang Kinsan, ikut membantu,”jelas Andy Pranoto.

Dirinya menambahkan, adapun sumber dana pembangunan MCK ini berasal dari bantuan PT. Pegadaian Persero Cabang Bangli sebesar 10 Juta Rupiah. “Dana bantuan ini akan kita pergunakan semaksimal mungkin dalam pembuatan MCK ini, dan jika ada partisipasi warga baik berupa materi maupun tenaga, dengan tangan terbuka, kami sangat menghargainya,”tuturnya.

Sementara itu, salah seorang warga binaan Rutan Bangli AN (40) yang sudah menjadi warga Rutan selama 4 tahun dan akan dilepas pada pertengahan akhir Maret ini, mengaku senang dapat membantu program TMMD ini.

“Saya senang dapat membantu TNI untuk ikut serta dalam program TMMD ini dan sebagai pengalaman pertama bekerja bersama prajurit. Melalui kegiatan ini, saya mendapat pembelajaran untuk berkomunikasi dengan masyarakat setelah sekian lamanya menjalani hukuman di Rutan II/B Bangli,” pungkas pria yang berasal dari Buleleng ini. (Dispenad)

Terkait

Komentar

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel