Kostrad

Bhakti TNI, Bangun Silaturahmi dan Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

By 26 Mar 2019 No Comments
8a__2_
#TNIAD #TNI-AD

JAKARTA, tniad.mil.id – Sebagai wujud dari Bhakti TNI guna membangun silaturahmi dan perkuat kemanunggalan TNI dengan Rakyat, puluhan prajurit TNI dari Brigade Infanteri (Brigif) Raider 9 Kostrad diterjunkan untuk membantu pembersihan di lingkungan Pattimura, Jember.

Hal tersebut disampaikan Komandan Brigif Raider 9 Kostrad Kolonel Inf Robby Suryadi, S.Sos., dalam rilis tertulisnya di Jember, Selasa (26/3/2019).

Puluhan anggotnya tersebut, ungkap Danbrigif, dibawah pimpin Lettu Chb Sugianto bersama Lurah Jember Kidul, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta masyarakat setempat melakukan perbersihan di sekitar lingkungan kelurahan Kidul Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Sabtu (23/3/2019) kemarin.

“Inilah salah satu wujud bakti TNI kepada masyarakat,” katanya.

Ia pun berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat mempererat tali silaturahmi antara TNI dengan masyarakat yang ada di sekitar. dan juga meningkatkan kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.

Ungkapan Danbrigif tersebut, diamini oleh Lurah Jember Kidul Suwarno S.H. Dimana Suwarno mengatakan bahwa dengan berinteraksi langsung melalui kegiatan seperti ini, dapat mempererat hubungan tali silaturahmi antara TNI dengan masyarakat.

“Kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antara TNI dengan masyarakat, karan secara langsung berinteraksi dan bergabung bersama-sama demi untuk melakukan suatu pekerjaan yang mulia, guna memberikan manfaat terhadap lingkungan warga disini,” ungkapnya.

Selain itu, tutur Suwarno, dengan adanya perbantuan dari puluhan anggota TNI (Brigif Raider 9 Kostrad) dalam pembersihan ini, diharapkan dapat mempercepat dan memperlancar pembersihan lingkungan. Sehingga kedepan lingkungan yang semula kurang di tata dan dibersihkan menjadi indah dan nyaman bagi warga perumahan yang tinggal di daerah tersebut.

Lebih lanjut Suwarno menjelaskan, sasaran dalam karya bakti pembersihan kali ini yaitu perumahan tua dan semak belukar di perkebunan milik warga yang tidak terawat. Karena perkebunan tersebut berbatasan langsung dengan perumahan warga, sehingga disinyalir disana merupakan tempat bersarangnya binatang seperti ular dan lain-lain. (Dispenad).

Leave a Reply