Dinas Penerangan

Hilang Tidak Terdata, Yonmek 521/DY Temukan 12 Patok Perbatasan RI-PNG

Oleh 09 Mar 2019 Tidak ada komentar
Hilang Tidak Terdata, Yonmek 521/DY Temukan 12 Patok Perbatasan RI-PNG
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id,- Setelah hilang tidak terdata, saat melaksanakan patroli, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonmek 521/DY berhasil menemukan kembali 12 patok perbatasan Negara RI-PNG.

Tersebut disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonmek 521/DY Letkol Inf Andi A.Wibowo S.Sos.M.I.Pol, dalam rilisnya di Merauke, Papua, Sabtu (9/3/2019).

Diungkapkan Dansatgas bahwa saat Tim dari Kompi D sedang melaksanakan patroli menuju patok batas MM 14B yang searah dengan rute kembali ke Pos, mereka menemukan Patok Perbatasan Negara antara RI-PNG yang hilang dan tidak ada dalam datanya.

“Saat kembali dan masih patroli menuju (Patok Batas) MM14 B, di wilayah Kampung Torasi, seorang anggota melihat sebuah patok batas yang kondisinya sudah patah dan kotor,” terangnya.

Untuk diketahui, Kampung Torasi merupakan salah satu daerah perbatasan RI-PNG yang masuk kedalam Distrik Naukenjerai dan saat musim hujan, sebagian wilayahnya menjadi rawa-rawa dan apabila musim kemarau menjadi tanah yang tandus dan keras.

“Setelah dibersihkan, lalu patok batas tersebut didokumentasikan, dan untuk mengantisipasi hal serupa maka anggota menjelajahi wilayah tersebut untuk mencari patok-patok lainnya,’’ terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Andi, akhirnya Tim Patroli berhasil menemukan 12 Patok Perbatasan Type D yang tidak pernah ditemukan sebelumnya.

“Sebelumnya diduga hilang, sebab sejak kami melaksanakan patroli patok di awal-awal penugasan kami, koordinat patok itu sudah lama tidak ada,” tambahnya.

Atas prestasi yang dilakukan anggotanya, Letkol Andi A.Wibowo, menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi penghargaan terhadap kerja keras yang dilakukan oleh anggotanya tersebut.

“Patok perbatasan suatu negara merupakan tanda kedaulatan wilayah suatu negara, jadi dengan ditemukannya 12 patok tersebut maka kita bisa mempertahankan keutuhan dan kedaulatan Indonesia,” pungkasnya (Dispenad)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel