Kodam IX/Udayana

Saya Puas, Sasaran Fisik Tercapai

By 20 Mar 2019 No Comments
5a
#TNIAD #TNI-AD

JAKARTA, tniad.mil.id – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., mengaku puas terhadap pelaksanaan sasaran fisik TMMD 104 tahun 2019 khususnya di wilayah Bangli yang dilakukan jajaran Kodim 1626/Bangli.

Demikian ungkapan Pangdam, saat meninjau TMMD di Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, yang disampaikan Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam rilis tertulisnya, di Kodam IX/Udayana, Bali, Kamis (24/1/2019).

“Khusus untuk TMMD Bangli, saya merasa puas, setelah saya berkunjung kesini, obsesi saya terjawab, bahwa sasaran fisik yang dikerjakan dalam TMMD ini memang sesuai dengan yang menjadi keinginan rakyat sehingga hasilnya sangat dirasakan manfaatnya begitu besar oleh rakyat, ini yang kita inginkan sebetulnya,” ungkap Pangdam.

Dalam peninjauan yang dikukannya pada Selasa (19/3/2019) kemarin, Pangdam didampingi oleh didampingi oleh Aster Kasdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana dan Kasrem 163/WSA.

Tujuannya yaitu untuk mengecek kemajuan pelaksanaan pembangunan fisik maupun kegiatan non fisik yang sudah dilaksanakan oleh Satgas TMMD yaitu Kodim 1626/Bangli.

Sebelum melakukan peninjauan ke lokasi TMMD terlebih dahulu Pangdam menerima paparan dari Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn Andy Pranoto MSC sekaigus Dansatgas TMMD tentang pelaksanaan TMMD ke 104 di Desa Peninjoan. Paparan itu terkait dengan kemajuan yang sudah dicapai dalam pelaksanaannya, baik dalam pengerjaan sasaran fisik maupun kegiatan non fisik yang sudah dilaksanakan.

Setelah melihat dan meninjau ke lokasi, Pangdam pun memberikan apresiasi dan menyatakan puas dengan pelaksanaan TMMD di Desa Peninjoan. Pangdam menyatakan bahwa TMMD ini merupakan bagian dari tanggungjawabnya dalam pengendalian pelaksanaannya di tahun anggaran 2019 ini.

Lebih lanjut Jenderal bintang dua ini mengatakan bahwa TMMD ke 104 di Bangli ini merupakan TMMD yang pertama dilaksanakan di tahun ini. Dirinya pun menambahkan, kalau nanti juga ada TMMD ke 105 dan 106 yang akan dilaksanakan di wilayah Bali dengan Satuan pelaksana TMMD yang berbeda.

Terkait partisipasi warga masyarakat dalam pengerjaan sasaran fisik begitu besar, Pangdam sangat mengapresiasinya. Dimana menurut pangdam setiap harinya bisa mencapai 100 s.d 150 orang warga masyarakat yang turun mengerjakan sasaran fisik.

“Banyaknya warga yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan TMMD tersebut, sebagai bukti bahwa apa yang dikerjakan ini merupakan keinginan rakyat,” tegasnya.

Pangdam juga menuturkan bahwa dalam pelaksanaan TMMD di wilayahnya terasa sangat istimewa, dimana dalam pelaksanaannya, Dandim berkolaborasi dengan semua stakeholder yang ada di Bangli, termasuk dengan Kepala Lapas Kelas II B dan Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Bangli yang menyepakati pelibatan 10 orang warga binaan dalam kegiatan TMMD.

Pelibatan warga binaan Lapas ini, kata Pangdam, merupakan sumbangsih dan partisipasi TNI dalam upaya pembinaan warga Lapas dan menyiapkan mental mereka agar sadar dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum.

Dengan dilibatkannya mereka, diharapkan kereka ketika nanti sudah bebas dan kembali ketengah-tengah masyarakat bisa diterima baik oleh masyarakat.

“Dengan berbagai inovasi seperti ini, sasaran pokok/fisik TMMD ke 104 di Bangli saya simpulkan sudah tercapai,” pungkas orang nomor satu di Kodam IX Udayana.

Disamping meninjau sasaran fisik Pangdam dan rombongan juga menyempatkan meninjau rumah Ibu Ni Ketut Membah di Banjar Penarukan, yang dijadikan sebagai tempat menginap oleh anggota Satgas TMMD dan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako.

Ikut dalam rombongan peninjauan Pangdam, diantaranya Bupati Bangli, I Made Gianyar, S.H., M.Hum., Kapolres Bangli, Kadis PU Kabupaten Bangli, unsur Muspika Kecamatan Tembuku, Kades Peninjoan beserta Perangkat Desa terkait lainnya. (Dispenad)

Leave a Reply