TNI AD - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

Setelah Menerima Penyuluhan, Warga Thang Raya Serahkan Senpi Miliknya

By 07 Mar 2019 Kostrad
7a (2)

JAKARTA, tniad.mil.id – Pasca mendapatkan penyuluhan dari anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia sektor Barat Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti tentang bahaya menyimpan senjata api, munisi, dan bahan peledak lainnya, seorang warga langsung menyerahkan senjata api miliknya.

Tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto, dalam rilisnya di Entikong, Rabu (6/3/2019).

Diungkapkan Dwi Agung bahwa Satgas Pamtas RI-Malaysia sektor Barat Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti, Pos Pamtas Pemodis (Balai Karangan) menerima penyerahan satu pucuk senjata laras panjang rakitan dari seorang warga bernama Kosmas Liling (41 thn) pada Senin tanggal 4 Februari 2019 kemarin.

Dia (Kosmas Liling) merupakan warga RT 002/RW 000 yang tinggal di Dusun Thang Raya, Desa Pemodis, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Berdasarkan laporan dari Danpos, tutur Dwi Agung, Kosmas menyerahkan senjata api rakitan miliknya itu beberapa jam setelah anggota Pos Pamtas Pemodis kembali dari melakukan anjangsana di wilayahnya.

“Kosmos menyerahkan Senjata miliknya beberapa jam setelah Dan SSK IV Lettu Inf SP Simanjuntak beserta 2 anggotanya melakukan anjangsana ke Desa Pemodis,” katanya.

Adapun tujuan dari anjangsana itu sendiri kata Dwi Agung adalah untuk mempererat tali silaturhami, sekaligus untuk memberikan penyuluhan kepada warga masyarakat tentang bahaya menyimpan senjata api, munisi dan bahan peledak lainnya.

Hal ini, kata Dwi Agung dimaksudkan untuk meminimalisir hal-hal yang dapat merugikan atau membahayakan diri serta warga sekitar.

Dalam penyuluhan itu sendiri, tutur Dwi Agung, pihaknya juga memaparkan tentang sangsi ancaman hukuman bagi warga sipil yang menyimpan senjata api ilegal sesuai dengan aturan perudang-undangan yang berlaku.

Adapun senjata api rakitan yang di serahkan Kosmas kepada Pos Pamtas Pemodis, tambah Dwi Agung yaitu berjenis Bowmen beserta beberapa munisinya.

“Untuk senjata, saat ini sudah diamankan di Pos Pamtas Pemodis, yang nantinya akan kita serahkan ke Komando atas,” tandasnya.

Atas tindakan yang dilakukan Kosmas tersebut, Dwi Agung sangat mengapresiasinya.

Dirinya berharap hal ini bisa dijadikan contoh oleh warga lainnya yang kemungkinan masih ada warga di daerah tersebut yang menyimpan senjata api, munisi atau bahan peledak lainnya di rumahnya. (Dispenad).

Pos Terkait

Kirim Komentar/Pertanyaan

Setelah Menerima Penyuluhan, Warga Thang Raya Serahkan Senpi Miliknya