Kodam IX/Udayana

TMMD untuk Rakyat, Dandim Dompu Pastikan Pelaksaanaan Tepat Waktu

Oleh 04 Mar 2019 Tidak ada komentar
TMMD untuk Rakyat, Dandim Dompu Pastikan Pelaksaanaan Tepat Waktu
#TNIAD 

JAKARTA – tniad.mil.id – Salah satu upaya pengawasan sekaligus memberikan motivasi kepada personel Satgas, Dandim 1614/Dompu selaku Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Dansatgas TMMD) ke 104 tahun 2019 melaksanakan peninjauan progress TMMD. Hal tersebut disampaikan Dandim 1614/Dompu Letkol Inf Arief Hadiyanto, S.I.P dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Dompu, Minggu (3/3/2019).

Dalam peninjauan ini, Dandim didampingi Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Kapten Inf Mujiono di Desa Tekasire dan Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa.Dijelaskan Letkol Arief Hadiyanto, Manggelewa adalah sebuah kecamatan di kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 17 Kilometer dari Ibukota Kabupaten Dompu ke arah barat, pusat pemerintahannya berada di Desa Soriutu

Diungkapkan Dandim, sasaran pertama yang dikunjungi yakni pembukaan jalan ekonomi sepanjang 2500 meter dan pembuatan jembatan di Dusun Jatimenge Desa Tekasire dan seluruh sasaran di Desa Lanci Jaya diantaranya pembukaan jalan baru, perehaban Musholla Aisyah, pembangunan Musholla Al Ihklas.

Pada kesempatan tersebut, Dandim meminta kepada personel Satgas di masing-masing sasaran untuk tetap semangat dan terus berupaya untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan sasaran masing-masing.

“Laksanakan tugas dengan penuh keihklasan dan dedikasi, karena waktu TMMD tidak lama, hanya satu bulan, berbuatlah yang terbaik untuk rakyat dan selesai tepat waktu, ” ujar Dansatgas.

Alumni Akmil 1998 tersebut berharap agar seluruh personel membaur dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, terutama masyarakat di dekat sasaran dengan harapan terjalin hubungan kekeluargaan yang memberikan dampak positif bagi pelaksanaan TMMD.

Selain itu, Dansatgas juga berpesan agar seluruh personel Satgas tetap menjaga kesehatan dan menjauhi segala bentuk pelanggaran sekecil apapun, apalagi sampai menyakiti hati masyarakat karena TMMD merupakan salah satu wujud operasi bakti TNI kepada ibu kandungnya yakni rakyat.

“ Jaga kondisi fisik dan kesehatan serta jangan melakukan hal di luar kapatutan, TMMD ini bertujuan untuk menyejahterakan rakyat dengan pembangunan, rakyat adalah ibu kandung TNI, jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat dengan perilaku yang tidak pantas. Pelihara komunikasi yang baik dengan warga setempat, “ pesan Dandim mengakhiri (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel