Puspen TNI

Kodam IV/Dip Terjunkan 14.150 Personel Bantu Polri Amankan Pemilu 2019

By 06 Apr 2019 No Comments
WhatsApp_Image_2019-04-05_at_11.47.40
#TNIAD #TNI-AD

JAKARTA, tniad.mil.id – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol M.Tito Karnavian, cek kesiapan pasukan TNI-Polri khususnya di wilayah Jawa Tengah, jelang Pengamanan Pemilu Presiden dan Legislatif Tahun 2019 mendatang.

Tersebut disampaikan Kapendam IV Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, dalam rilis tertulisnya di Semarang, Sabtu (6/4/2019).

Zaenudin mengatakan, pengecekan ini digelar melalui Apel Gabungan TNI – Polri yang dilaksanakan di Lanud Adi Soemarmo Solo Jawa Tengah, Jumat 5 April kemarin. Tujuannya untuk memeriksa secara langsung kesiapan personel maupun materiil jelang pesta demokrasi Pilpres dan Pilleg 2019.

Dijelaskan Zaenudin, Kodam IV/Diponegoro telah menyiapkan 14.150 orang personel TNI untuk melaksanakan tugas perbantuan kepada Polri dalam mengamankan dan mensukseskan Pemilu 2019.

Seluruh Pasukannya itu, ungkapnya untuk di perbantukan ke Polda, dimana seluruhnya berada di bawah kendali dari Polda.

Sedangkan Pasukan yang tidak di BKO kan, tambahnya akan Standby On Call dan di bawah kendali Pangdam IV/Diponegoro.

“Ada 14.150 personel yang kami siapkan untuk membantu pengamanan yang dilakukan kepolisian untuk menjaga kondusifitas wilayah Jateng dan DIY,” ujarnya.

Lulusan Akmil tahun 1996 ini menyampaikan, sebelum digelarnya Apel Gabungan ini telah dilaksanakan pula berbagai kegiatan pembekalan dan pelatihan, diantaranya Latihan parsial di tiap-tiap satuan, Latihan simulasi Pam Pemilu gabungan TNI-Polri, Latihan Tri Patra, dan Latihan TFG Pam Pemilu 2019.

Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkan akan semakin meningkatkan kesiapsiagaan dan kepercayaan diri para unsur pengamanan dalam mengamankan serta mensukseskan Pesta Demokrasi yang akan datang.

Sementara itu kata Zaenudin bahwa Panglima TNI dalam pengarahnnya menegaskan tentang Netralitas TNI kepada lebih dari 3.300 personel TNI – Polri yang ikut Apel Gabungan tersebut.

“Pahami, Pedomani dan tegaskan Netralitas TNI, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mengamankan dan mensukseskan Pesta Demokrasi 2019,” Tegasnya.

Disamping mengecek kesiapan pasukan, ungkapnya, Panglima TNI juga ingin memastikan bahwa para prajuritnya benar-benar memahami aturan perlibatan pasukan TNI dalam pengamanan Pemilu, termasuk pemahaman atas Netralitas TNI.

Dengan memahami aturan pelibatan pasukan TNI diharapkan tidak akan terjadi kesalahan prosedur dan dilapangan tidak terjadi kesalahpahaman.

Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI juga melakukan pengecekan kepada para Babinsa untuk memastikan kalau dukungan operasional Babinsa sudah diterima oleh para Babinsa sebagai ujung tombak TNI.

Sebagaimana ketetapan Pemerintah, dukungan operasional Babinsa sudah ditingkatkan agar kedepanya para Babinsa dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal.

Selesai melaksanakan Apel Gabungan TNI-Polri, Panglima TNI dan Kapolri melaksanakan analisa dan evaluasi Pengamanan tahapan Pilpres/Pilleg wilayah Solo Tahun 2019.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi,
Kapolda Jawa Tengah, Kapolda DIY, Asops Panglima TNI, Kadiv Humas Polri, Waaster Panglima TNI serta segenap pejabat jajaran TNI dan Polri Jateng dan DIY. (Dispenad).

Leave a Reply