Dinas Penerangan

Pangdam : Jadilah Prajurit Sejati yang Solid dan Profesional

Oleh 15 Apr 2019 Tidak ada komentar
Pangdam : Jadilah Prajurit Sejati yang Solid dan Profesional
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Para prajurit yang baru dilantik diharapkan agar militan dan profesional dalam mengemban tugas.

Hal tersebut disampaikan Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Subiyanto saat melantik 310 prajurit lulusan Sekolah Calon Tamtama (Secata) PK TNI AD Gelombang II TA.2019, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (13/4/2019).

“Kebanggaan prajurit tidak hanya didasari kepada seragam dan pangkat, namun juga kemampuan dan semangat militansi serta pelaksanaan tugas dengan baik dan benar,” ungkap Mayjen TNI Subiyanto.

Oleh karenanya, Pangdam juga mengingatkan agar pelantikan dijadikan sebagai sasaran yang dicapai dari pendidikan yang ditempuh mereka selama lima bulan itu.

“Pelantikan itu justru langkah awal yang membawa konsekuensi logis dari tuntutan tugas sebagai abdi negara di bidang pertahanan,” ucapnya.

Menurut lulusan Akmil tahun 1988 itu, pelantikan justru menjadi pembuka gerbang awal pengabdian kepada bangsa dan negara yang sesungguhnya, mendedikasikan diri dalam mempertahankan NKRI sebagai harga mati.

“Saudara sudah disumpah, Tuhan telah mencatat janjimu, maka tepati janjimu. Jadilah prajurit yang profesional, rendah hati dan sopan,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan berakhirnya pendidikan pertama ini, para prajurit akan diberikan waktu cuti.

“Pergunakan waktu cuti tersebut dengan sebaik-baiknya, perhatikan faktor keamanan dan taati peraturan yang berlaku di lingkungan TNI AD,” pesannya.

Pangdam juga mengingatkan bahwa setelah menyandang sebagai seorang prajurit maka otomatis hak berpolitik akan gugur, sebagaimana yang diatur dalam UU RI No 34 Tahun 2004 bahwa TNI tidak boleh berpolitik.

“Perlu saya ingatkan, cuti bersama kalian berdekatan dengan pelaksanaan Pileg dan Pilpres tanggal 17 April 2019, oleh sebab itu, jaga dan pegang terus netrallitas TNI AD dengan tidak terlibat politik praktis,” tegasnya.

siswa

Sementara itu, rasa syukur dan bangga dirasakan Bobi Didik Triono, salah satu siswa yang dilantik mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga karena sudah menjadi seorang prajurit TNI AD.

“Saya daftar dua kali dan alhamdulillah sekarang sudah bisa menjadi seorang TNI dan saya sangat bersukur serta bangga karena bisa mengabdi kepada bangsa dan negara, untuk menjaga kedaulatan di wilayah NKRI,” tuturnya.

Usai pelantikan dilanjutkan dengan demonstrasi bongkar pasang senjata dengan kondisi mata tertutup, beladiri militer Yong Moodo, Halang Rintang, serta ditutup dengan aksi pembebasan sandra dengan teknik pertempuran khusus.(Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel