Kostrad

PAUD Wanara Sakti, Jawaban Penantian Warga

Oleh 29 Apr 2019 Tidak ada komentar
PAUD Wanara Sakti, Jawaban Penantian Warga
#TNIAD 

JAKARTA,tniad.mil.id – Satgas Pamtas Yonif 643/Wns menjawab penantian panjang masyarakat Lubuk Tengah berkat hadirnya lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Wanara Sakti.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto, dalam rilis tertulisnya, di Sekayam, Kabupaten Sanggau, Senin (29/4/2019).

Diungkapkan Dansatgas, ketika meresmikan PAUD ini pada Minggu (28/4/2019), kehadiran PAUD ini menjawab keresahan 60 Kepala Keluarga masyarakat Lubuk Tengah yang selama ini merindukan adanya lembaga pendidikan anak usia dini.

“PAUD Wanara Sakti adalah implementasi tugas Satgas Pamtas di bidang teritorial untuk membantu kesulitan masyarakat di wilayah penugasan,”ujarnya.

Lebih lanjut ditambahkan, untuk keberlanjutan PAUD tersebut, Satgas Pamtas akan mendaftarkan PAUD Wanara Sakti ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau.

“Ke depannya, Satgas yang lain jika nantinya akan menggantikan kami (Yonif 643/WNs), tetap akan bisa melanjutkn PAUD ini agar terus beroperasi,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, menurut rencana PAUD ini akan mulai dioperasikan pada tahun ajaran baru nanti, meski begitu kegiatan belajar mengajar sudah dilakukan dari sekarang.

“PAUD yang dilengkapi sarana bermain anak-anak, nantinya akan diajarkan ilmu pengetahuan di kelas dan pengenalan lingkungan di taman bermain,”jelasnya.

“Kami berharap PAUD ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak perbatasan dan menguatkan silaturahmi yang baik antara Satgas Pamtas dengan masyarakat disini, inilah bukti cinta Satgas kepada anak-anak di perbatasan,”imbuh Dwi Agung Prihanto.

Sementara itu Lidwina Lesi (38), warga Lubuk Tengah mengatakan, kehadiran PAUD menjadi dambaan masyarakat sejak lama. Sebab, para orangtua di Lubuk Tengah berkeinginan anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang layak sejak dini, sama seperti masyarakat yang tinggal di perkotaan.

“Anak-anak disini sehari-harinya ikut orangtua ke kebun. Kalau ada PAUD, orangtua bisa tenang bekerja, anak-anak ada yang mengawasi di sekolah, ada yang memberikan pengajaran. Mudah-mudahan PAUD ini berkelanjutan,”tuturnya.

Harapan yang sama juga disampaikan Limudin (56), Temanggung Adat Desa Lubuk Sabuk.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Satgas yang mendirikan PAUD Wanara Sakti, karena anak-anak di perbatasan sangat membutuhkan bekal pendidikan dari dini.

“Kami warga Lubuk Sabuk, khususnya di Lubuk Tengah menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas. Harapan kami ini berlanjut seterusnya, dsn kami siap mendukung dan siap membantu,” pungkasnya.

Adapun Donesa Putri (4), bocah perempuan yang tinggal di Dusun Lubuk Tengah, dengan polosnya menceritakan sangat senang dengan adanya PAUD Wanara Sakti, terlebih yang mengajar adalah tentara.

“Aku mau jadi Tentara (Kowad), karena aku perempuan makanya aku sekolah disini untuk menuntut ilmu,”pungkasnya polos. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel