Kodam IX/Udayana

Aktualisasi Ajaran Al-Quran, Bagi Keluarga Prajurit, Korem 162/WB Gelar MTQ

Oleh 14 Mei 2019 No Comments
Img 20190514 Wa0036
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Korem 162/WB menggelar Musabbaqah Tilawatil Quran (MTQ) sebagai sarana dalam mengaktualisasikan ajaran Al-Qur’an bagi prajurit dan keluarganya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan (Kapenrem) 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., dalam rilis tertulisnya di Mataram, NTB, Selasa (14/5/2019).

Diungkapkan Kapenrem, kegiatan yang dibuka Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., pada Senin (13/5/2019) diikuti para prajurit dan anggota Persit KCK jajaran Korem 162/WB.

Lebih lanjut dikatakan, dalam sambutannya Danrem menjelaskan bahwa Al-quran sejak diturunkan pertama kali sudah menjadi pedoman hidup bagi seluruh umat manusia untuk keluar dari fase kegelapan atau zaman jahiliyah menuju fase nur atau kehidupan yang terang benderang.

“Al-quran sejak itu juga menjadi hudan Linnas wa bayyinatin minal huda wal furqan, yakni sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan tentang yang hak dan batil,”ujarnya.

“Bahkan Al-quran menjadi sumber inspirasi bagi ulama dan akademisi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang akhirnya menghadirkan kemajuan bagi kehidupan manusia,” terangnya.

Baca juga:  KODIM 1619/TABANAN DUKUNG PELETAKAN BATU PERTAMA PENCANANGAN GERAKAN PERBAIKAN SALURAN IRIGASI

Menurutnya, acara MTQ ini dilaksanakan selain dalam rangka menyambut HUT Kodam IX/Udayana, juga untuk mengajak kepada seluruh prajurit dan keluarga untuk membumikan Al-quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Gemar membaca sekaligus mengetahui isi kandungannya, sehingga bisa berlomba-lomba untuk mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari, ditambah lagi kegiatan ini dilaksanakan di bulan suci Ramadhan sehingga dapat menambah amal ibadah,”jelasnya.

Selain itu, Alumni Akmil 1993 tersebut juga mengingatkan bahwa Islam sebagai agama yang Rahmatan lil ‘alamin, yang membawa berkah bagi alam semesta dan membawa kebaikan bagi umat manusia.

“Oleh karena itu, sebagai umat Muslim kita harus menjaga dan meningkatkan kerukunan, rasa persaudaraan dan persatuan yang merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia untuk bergerak maju dan menjadi sumber energi untuk mewujudkan Indonesia yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur,”tuturnya.

“Semoga kegiatan yang kita laksanakan ini mendapat ridho dan rahmat serta tercatat sebagai amal ibadah kepada Allah SWT,” pungkasnya. (Dispenad)

Berita Terkait

Komentar