Berita Satuan

Berkat Kegiatan Binter, Satgas Yonif 301/PKS Terima 11 Pucuk Senpi Rakitan dari Masyarakat

Oleh 31 Mei 2019 Tidak ada komentar
IMG-20190531-WA0004
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Pembinaan Teritorial (Binter) dilaksanakan Satgas Pamtas Yonif Raider 301/PKS yang bertugas di perbatasan RI-Malaysia membuahkan hasil, berupa penyerahan 11 pucuk senjata api rakitan dari masyarakat selama Bulan Ramadhan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 301/PKS, Letkol Inf Andi Hasbulah, dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis Nanga Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (31/5/2019).

Diungkapkan Dansatgas, keberhasilan ini semua terjadi karena prajurit Satgas terus menjalin hubungan yang baik bersama aparat lain dan juga masyarakat perbatasan khususnya, sehingga mendapat apresiasi yang cukup baik dari masyarakat sekitar.

“Keberhasilan melaksanakan Komsos selama bulan puasa ini telah menghasilkan senjata rakitan dari beberapa pos di sepanjang perbatasan Kapuas Hulu (Indonesia) – Malaysia,”ujarnya.

“Penyerahan 11 pucuk senjata api ini pun dilakukan secara sukarela dari masyarakat yang sadar bahwa menyimpan senjata api tidak diperbolehkan karena sudah diatur oleh undang-undang, sekali pun itu senjata rakitan, juga sangat membahayakan,” kata Dansatgas.

Menurut Andi Hasbulah, selama tiga bulan dalam penugasan, satuannya telah menerima penyerahan 22 pucuk senjata api rakitan.

“Satu bulan yang lalu, masyarakat juga telah menyerahkan senpi rakitan sebanyak 11, dan pada Kamis (30/5/2019), masyarakat kembali menyerahkan 11 pucuk lagi,”jelasnya.

Saat ini tambahnya, senjata api yang diserahkan oleh warga telah diamankan di Markas Komando Taktis (Kotis) Satgas, untuk dilaksanakan pengamanan terhadap barang ilegal, dan nantinya akan dilaporkan kepada Komando atas.

Tak lupa Dansatgas mengucapkan, maaf lahir batin serta selamat merayakan hari kemenangan kepada para seluruh prajurit dan juga masyarakat yang berada di perbatasan khususnya bagi yang beragama Islam.

“Ramadhan kali ini, telah menjadi berkah tersendiri bagi prajurit Yonif Raider 301/PKS karena dapat melaksanakan puasa di daerah penugasan perbatasan RI-Malaysia. Walaupun jauh dari keluarga, namun semangat dan moril para prajurit tetap tinggi dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.

Dirinya bersama prajurit pun begitu bangga atas tugas yang dipercayakan negara untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat, taufik dan hidayahnya kepada kita sekalian,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel