Kodam IX/Udayana

Cinta Lingkungan , Kodam IX/Udy Gulirkan Program Semesta Bali Resik Sampah 2019

Oleh 03 Mei 2019 Tidak ada komentar
Whatsapp Image 2019 05 03 At 00.16.40
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Sebagai wujud kepedulian dan cinta kepada kebersihan lingkungan sekaligus membangun sinergitas dengan komponen masyarakat Bali sekitarnya, Kodam IX/Udy menggelar karya bakti dengan tajuk program Semesta Bali Resik Sampah 2019.

Hal tersebut disampaikan Kapendam IX/Udy, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam rilis tertulisnya di Denpasar, Bali, Jumat (3/5/2019).

Diungkapkan Kapendam, karya bakti yang dilaksanakan di sekitar Pantai Kelan dan Kedonganan, Kecamatan Kuta, pada Kamis (2/5/2019), dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke 62 Kodam IX/Udayana yang jatuh pada 27 Mei mendatang, dengan mengusung tema Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat.

“Kita juga bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Badung serta segenap komponen masyarakat melaksanakan pembersihan pantai sebagai wujud dalam membantu dan menjadi contoh serta mempelopori usaha-usaha mengatasi tercemarnya lingkungan sekitar di pantai,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, di sela-sela kegiatan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menyampaikan bahwa karya bakti yang diselenggarakan di kawasan Pantai Kedonganan ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitar dalam memelihara kebersihan lingkungan pantai yang berada di wilayah masing-masing.

“Kegiatan ini sebagai implementasi dari program rencana Semesta Bali Resik Sampah 2019 serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan tenteram khususnya bagi masyarakat pesisir pantai,”jelasnya.

“Dengan karya bakti seperti ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat cinta lingkungan yang bersih, indah dan sehat terhadap ekosistem laut dan pesisir serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, terutama pedagang ikan yang berdomisili di sekitarnya,” ucap Jonny Harianto.

Pemkab Badung tambah Jonny, selama ini telah berusaha secara maksimal membersihkan maupun mengatasi sampah terutama sampah plastik, namun sebagai masyarakat Bali yang sadar dan peduli terhadap kebersihan tentunya kita (Kodam) ikut membantu membersihkan pantai dari sampah agar tetap bersih, sehingga destinasi wisata meningkat dan mampu menarik para wisatawan untuk berkunjung.

“Mudah-mudahan kehadiran prajurit membantu kebersihan lingkungan ini dapat meringankan beban Pemerintah Daerah Kabupaten Badung dalam menangani kebersihan lingkungan dari timbunan sampah di daerah wisata,” harapnya.

Menurut Kapendam, dipilihnya Pantai Kedonganan sebagai sasaran karya bakti, karena pantai tersebut merupakan tempat upacara keagamaan bagi masyarakat Bali, dan daerah wisata serta pasar ikan tradisional terbesar yang menjadi destinasi kuliner seafood di Bali.

“Kita berharap, Bali khususnya Pantai Kedonganan tidak menjadi sorotan media asing ketika sampah memenuhi bibir pantai. Hal ini akan menyebabkan para wisatawan enggan dan kurang nyaman berkunjung ke Pantai Kedonganan,”urainya.

“Pimpinan mengharapkan, karya bakti yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dapat dilaksanakan dengan maksimal dalam menghadirkan wilayah Kodam IX/Udy bebas dari sampah,” terangnya.

Di tempat terpisah, di wilayah Korem 162/WB juga dilaksanakan karya bakti membersihkan lingkungan pesisir Pantai Loang Balok, Kelurahan Tanjung Karang, Mataram, Kamis (2/5/2019).

Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos.,menjelaskan pembersihan lingkungan pesisir pantai yang diikuti sekitar 700 prajurit se- Garnizun Mataram, Lanud ZAM Rembiga, Lanal Mataram, Polres Mataram, Dinas Kebersihan Kota, Brimob Polda NTB, ibu-ibu Persit KCK/Pia Ardhya Garini/Jala Senatri, masyarakat Kelurahan Loang Balok, Pramuka dan SMKP Mataram.

“Dalam sambutannya, Danrem mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat gotong-royong di masyarakat terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya daerah wisata, asrama termasuk satuan tempat kita bertugas,” jelasnya.

Menurutnya, menjaga kebersihan tidak hanya membuat lingkungan terlihat indah, asri dan nyaman, namun juga untuk menghindari berbagai penyakit akibat sampah dan lingkungan yang kurang bersih seperti deman berdarah dan muntaber sehingga ke depan diharapkan lokasi ini menjadi daerah wisata yang bersih dan menarik untuk dikunjungi.

“Laksanakan karya bakti ini dengan penuh semangat dan ikhlas sehingga bernilai ibadah mengingat sebentar lagi kita akan melaksanakan ibadah puasa bulan Ramadhan 1440 H tahun 2019,” harapnya.

Ditambahkan Dahlan, karya bakti ini juga dilaksanakan di seluruh Kodim jajaran Korem untuk membantu pemerintah daerah menjaga kebersihan lingkungan.

“Ini sebagai wujud kepedulian satuan Korem dan jajaran terhadap keseimbangan lingkungan agar lingkungan terlihat seperti bertuan, bersih, indah dan nyaman,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel