Kodam IV/Diponegoro

Motivasi Petani, Kodim Pekalongan Siapkan 25 Ha Lahan Demplot

Oleh 16 Mei 2019 No Comments
Img 20190516 Wa0059
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Guna meningkatkan hasil produksi pertanian serta memotivasi para petani, Kodim 0710/Pekalongan siapkan 25 Hektar lahan Demplot pertanian yang tersebar di seluruh wilayah di Pekalongan.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.IP., M.M.S., dalam rilis tertulisnya, Kamis (16/5/2019).

Arfan menjelaskan bahwa Demplot atau Demontration Plot merupakan suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani dengan cara membuat lahan percontohan agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang dibuktikannya.

“Ini salah satu contoh Demplot Kodim 0710/Pekalongan,” ucapnya saat meninjau lahan Demplot yang berada di Kecamatan Tirto dan Buaran pada Rabu 15 Mei 2019 kemarin.

Diungkapkan Arfan, saat ini pihaknya (Kodim Pekalongan) telah menyiapkan 25 Hektar Lahan Demplot pertanian bagi para petani yang tersebar di wilayah Pekalongan.

“Kita siapkan 25 Ha lahan Demplot pertanian yang tersebar di tiap Kecamatan, Kota dan Kabupaten Pekalongan,” katanya.

“Ini untuk memotivasi para petani dalam meningkatkan hasil pertaniannya,” tambah Dandim.

Baca juga:  Penyerahan Piala KB Kes TNI Dan Motor Dinas Babinsa Kodim 0732/Sleman

Lulusan Akmil tahun 2000 ini menyampaikan, untuk menyukseskan program swasembada pangan di wilayahnya, berbagai langkah telah dilakukannya. Seperti membantu pendampingan dan penyuluhan kepada petani, termasuk yang sekarang ini yaitu menyiapkan lahan Demplot pertanian.

Lebih lanjut Arfan memaparkan bahwa lahan Demplot yang telah disiapkannya tersebut semuanya menggunakan pupuk organik Wijayakusuma Nutrition.

“Semua Demplot yang kita siapkan menggunakan pupuk organik Wijayakusuma,” katanya.

Arfan pun mengungkapkan alasan menggunakan pupuk itu karena aman bagi tanaman dan tidak mengurangi kesuburan tanah.

“Ini (Pupuk Organik Wijayakusuma Nutrition) telah terbukti bisa meningkatkan hasil pertanian dan sangat efisien dalam pembiayaan. Seperti Demplot milik Poniman, yang hasilnya dapat mencapai 2 ton lebih per hektar,” ungkapnya.

Arfan berharap melalui Demplot yang di buat di tiap-tiap wilayah tersebut, nantinya petani bisa melihat langsung dan bisa membandingkan hasil yang diperoleh antara penggunaan pupuk wijayakusuma tersebut dengan yang tidak.

“Saya berharap adanya program ini, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pekalongan,” harapnya. (Dispenad)

Berita Terkait

Komentar