Kostrad

Satgas Yonif MR 412 Kostrad tumbuhkan Jiwa Patriotisme Siswa SMP Puncak Jaya

Oleh 07 Mei 2019 No Comments
7000 4
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Guna menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda Satgas Pamrahwan Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Siswa SMP Negeri 1 Puncak Jaya.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas Yonif Mekanis Raider 412/BES Kostrad Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan, dalam rilis tertulisnya, Selasa (7/5/2019).

Diungkapkan Eko, penyuluhan wawasan kebangsaan kepada siswa SMP N 1 Puncak Jaya yang digelar Jumat lalu itu, dinilai sangat penting bagi generasi muda bangsa di zaman modern saat ini.

“Ini penting, untuk memberi mereka nilai-nilai toleransi dan rasa cinta tanah air,” katanya.

“Wawasan kebangsaan adalah salah satu pengetahuan dasar bagi seorang warga negara dalam menjalankan kehidupan berbangsa,” tambah Eko.

Ia pun menjelaskan, kegiatan ini digelar bersamaan dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Se-kabupaten Puncak Jaya.

“Kita prakarsai kegiatan ini, sekaligus dalam rangka memperingati Hardiknas,” terangnya.

Sementara itu Perwira Hukum (Pakum) Satgas Letda Chk Danang Setiyadi, S.H., saat memberikan materi kepada Siswa SMP Negeri 1 Puncak Jaya mengatakan bahwa generasi muda harus memiliki jiwa patriotisme.

“Saya berharap kalian sebagai generasi muda dapat membawa perubahan bagi Indonesia, khususnya Kabupaten Puncak Jaya”, ungkapnya.

Perubahan itu, tutur Danang, bisa dilakukan mereka melalui prestasi membanggakan, baik di tingkat nasional maupun Internasional.

Atas terselenggaranya kegiatan ini, Koordinator Kesiswaan SMP N 1 Puncak Jaya Yusup Kalla, M.Pd., mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Satgas Yonif MR 412 Kostrad.

Dirinya pun berharap, Satgas yang dipimpin Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan itu untuk selalu mendampingi anak-anak didiknya salam setiap kegiatan ekstrakurikuler.

“Kami harap Yonif 412 Kostrad selalu berkenan mendampingi seluruh kegiatan ekstrakurikuler kami dengan pemahaman-pemahaman yang bersifat nasional,” tandasnya. (Dispenad).

Terkait