Kodam IX/Udayana

Yonzipur 18/YKR Bantu Percepatan Hunian Pasca Gempa Lombok

Oleh 01 Mei 2019 Tidak ada komentar
Img 20190501 Wa0005
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id,- Dalam rangka mempercepat pembangunan hunian rumah tahan gempa pasca gempa Lombok, Korem 162/WB menugaskan beberapa personil Yonzipur 18/YKR untuk mempercepat proses pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos dalam rilis tertulisnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (1/5/2019).

Diungkapkan Kapenrem kegiatan yang berlangsung pada Senin (29/4/2019) merupakan salah satu bentuk kepedulian Komandan Korem (Danrem) 162/WB dalam rangka membantu warga Desa Jagaraga terhadap kesulitan yang dialami untuk merubuhkan rumahnya.

Guna menindaklanjuti keinginan warganya, lanjut Kapenrem, Danrem 162/WB Letkol Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.H., M. Han., langsung memerintahkan Dandim 1606/lombok barat, Letkol Czi, Djoko Rahmanto, S.Sos, untuk melakukan pengecekan ke lokasi perumahan warga di Dusun Tegal, Desa Jagaraga, kecamatan Kuripan Lombok Barat.

“Saat peninjauan Dandim didampingi oleh Kepala Dusun (Kadus) Tegal, Bahrun melihat salah satu rumah korban gempa dan wilayah yang terpapar gempa Agustus lalu,’’ ujarnya.

‘’Seperti halnya rumah salah satu warga Trisna (43) yang mengalami rusak berat dan sangat membutuhkan bantuan untuk membersihkan material yang telah rubuh,’’terangnya.

Atas dasar pertimbangan tersebut, lanjut Kapenrem, Dandim 1606/Lobar langsung menerjunkan 14 personil Yonzipur 18/YKR Gianyar Bali yang dipimpin langsung Lettu Czi. Heru Trianto dan Danramil, 1606 – 04 Kuripan Kapt. Inf. Maturidi untuk membantunya.

“Perobohan tersebut dilaksanakan secara manual, berlangsung selama lebih kurang 5 jam dari pukul 09.00 WIT hingga tuntas, yang disaksikan oleh Sekdes Jagaraga beserta Tokoh Masyarakat setempat,’’ tambahnya.

Terpisah, Trisna selaku pemilik rumah mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Korem 162/WB.

‘’Terima kasih kepada bapak-baoak TNI yang telah membantu, ini sangat meringankan beban kami,’’ pungkasnya, (Dispenad).

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel