Kostrad

Senandung Marawis Yonmek 521 Meriahkan Cross Border Festival Sota

Oleh 18 Jun 2019 Tidak ada komentar
Senandung Marawis Yonmek 521 Meriahkan Cross Border Festival Sota
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Senandung sholawat Tim Marawis Al-Habsyi, Satgas Pamtas Yonmek 521/DY, ikut memeriahkan Cross Border Festival Sota,di Distrik Sota.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (18/6/2019).

Diungkapkan Dansatgas, penampilan Tim Marawis Satgas Yonif Mekanis 521/DY merupakan salah satu penampilan yang ditunggu-tunggu oleh pengunjung festival ini.

“Sebelumnya, Tim Marawis Satgas juga sempat tampil pada acara Festival Ramadan di Masjid Al-Aqsa Merauke, beberapa waktu lalu,”ujarnya.

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, acara Cross Border Festival Sota ini diselenggarakan dari tanggal 14 – 16 Juni 2019 di Lapangan Pattimura, Distrik Sota.

“Acara ini merupakan agenda tahunan yang digelar Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah perbatasan RI-PNG, khususnya ke titik 0 Kilometer Sota,”jelasnya.

Selain sajian hiburan dan pameran kerajinan tambah Andi A.Wobowo, pada acara ini juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah yang diselenggarakan PMI Merauke.

“Prajurit Pos Komando Utama (Pos Kout) Satgas Yonif Mekanis 521/DY, juga ikut berpartisipasi untuk mendonorkan darahnya dalam kegiatan ini,”tandasnya.

Sementara itu, Perwira Penerangan Satgas,Letda Inf Jerry Oktavian Lahindo, S.Tr.Han., menegaskan bahwa acara ini sangat positif dan juga menghibur, karena masyarakat Distrik Sota juga membutuhkan hiburan seperti ini.

“Kami berterima kasih atas kerja sama dari Kementerian Pariwisata yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan baik hingga terselenggaranya acara ini dengan aman dan lancar,” urainya.

Sedangkan Agus (45),Tokoh Masyarakat Sota mengungkapkan bahwa pelaksanaan Cross Border Festival ini sangat membantu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Sota, karena banyaknya pengunjung yang datang untuk melihat dan membeli kerajinan tangan yang dihasilkan warga Sota.

“Kegiatan sangat bagus sebagai ajang promosi budaya dan kerajinan warga Sota, sehingga masyarakat lain pun dapat melihat produk unggulan masyarakat,”pungkasnya.

Pada festival ini juga disuguhkan pameran pakaian, aksesoris, maupun kerajinan asli Papua, sehingga menambah antusias pengunjung baik dari dalam negeri maupun dari negara tetangga Papua Nugini. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel