Kodam XVI/Patimura

Warga Galela, Serahkan Senjata Sniper Eks PD II

Oleh 24 Jun 2019 Tidak ada komentar
Warga Galela, Serahkan Senjata Sniper Eks Pd Ii
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id,- Dua dua pucuk senjata api (Senpi) laras panjang, Sniper dan Garand model grand rakitan beserta 19 butir munisi, diserahkan warga Kecamatan Galela pada Minggu (23/06/19).

Hal tersebut disampaikan Wakapendam XVI/Pattimura, Letkol Inf Tri Yudianto dalam rilis tertulisnya kepada media di Ambon, Maluku. Senin (24/6/2017).

Diterangkan Kapendam, kedua senjata tersebut, diterima oleh Serka Zainal Abidin yang merupakan anggota Unit Inteldim 1508/Tbl yang merupakan BKO Satgas Waspada Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI dan Sertu Dila Joko Sambang, anggota Waspada Bais TNI.

‘’Diawali adanya informasi warga, maka Sertu Dila melaporkan ke Komandan Sub Satuan Penugasan (Dansub Satgas) 32 Waspada Bais TNI Pos Malut, Letkol Pas Agung Subagyo. Atas laporan tersebut, maka dilakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan aparat keamanan (Apkam) setempat,’’ ujarnya.

Pada saat pendalaman, kedua personil berhasil menemukan keberadaan senjata api. Kemudian dilakukan pendekatan dengan memberikan pemahaman dan penjelasan tentang larangan penyimpanan senjata secara ilegal, selama dua bulan.

‘’Akhirnya melalui pendekatan persuasif, pemilik senjata tersebut meminta waktu untuk menyerahkan senjatanya setelah lebaran,’’ terangnya.

‘’Atas kepastian tersebut, Dansub Satgas melakukan koordinasi dan melaporkan tentang adanya salah salah satu warga yang akan menyerahkan dua pucuk senjata kepada Dandim Tobelo,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 1508/Tobelo, Letkol Kavaleri Tri Sugiarto mengatakan bahwa penyerahan Senpi dan munisi ini merupakan contoh yang baik bagi masyarakat.

‘’Atas nama pribadi dan jajaran, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah menyerahkan senpi rakitan secara ikhlas atau sukarela kepada TNI,’’ ucapnya.

‘’Kami himbau kepada seluruh masyarakat wilayah Halmahera Utara dan Morotai yang masih memiliki senjata api peninggalan konflik horizontal, agar dapat menyerahkan kepada personel TNI terdekat,’’ tandasnya (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel