Kostrad

1000 Bendera Merah Putih Perbatasan RI-Malaysia Wujud Cinta dan Bangga Tanah Air

Oleh 02 Jul 2019 Tidak ada komentar
1000 Bendera Merah Putih Perbatasan Ri-malaysia Wujud Cinta Dan Bangga Tanah Air
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS memasang 1.000 bendera Merah Putih di perbatasan RI-Malaysia, sebagai wujud cinta dan rasa bangga kepada tanah air.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonmek 643/WNS, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto, dalam rilis tertulisnya di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Selasa (2/7/2019).

Diungkapkan Dansatgas, sebelum pengibaran, bendera sepanjang 50 meter ini diarak oleh prajurit Satgas Pamtas bersama masyarakat, dan relawan sejauh 500 meter dari pusat Kecamatan Jagoi Babang menuju Tugu Garuda Pancasila di titik nol perbatasan Bengkayang.

“Kecamatan Jagoi Babang merupakan perbatasan langsung antara Indonesia – Malaysia, dan penghiasan merah putih ini dimaksudkan untuk menggugah kesadaran masyarakat agar bangga terhadap bangsanya sendiri,” ujarnya.

“Pengibaran ini sebagai wujud menanamkan rasa nasionalisme dan kecintaan kepada tanah air sejak dini khususnya pemuda-pemudi dan masyarakat di perbatasan, karena setiap jengkal tanah NKRI harus dipertahankan,” ucap Dansatgas.

Lebih lanjut dikatakan, momen seperti ini sangat penting bagi masyarakat perbatasan khususnya, dan masyarakat Indonesia umumnya sebagai wujud kecintaan akan tanah air Indonesia.

“Euforia masyarakat pun begitu tinggi ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hal ini menandakan signal positif bahwa di dada mereka telah terpatri semangat dan jiwa kebangsaan merah putih, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelasnya.

Dwi Agung Prihanto menjelaskan, pengibaran seribu bendera merah putih berukuran 90 cm x 60 cm, dan pembentangan bendera merah putih sepanjang 50 m x 2 m ini, juga melibatkan relawan Zakat Pontianak, pada Minggu (30/6/2019).

“Kami (Satgas) berharap, dengan pemasangan seribu bendera merah putih di wilayah perbatasan ini, para pemuda-pemudi perbatasan bangga menjadi bagian dari Indonesia yang sangat kita cintai bersama,” urainya.

Sementara itu, Camat Jagoi Babang, Radid, begitu mengapresiasi kegiatan pengibaran seribu bendera merah putih dan pembentangan bendera sepanjang 50 meter di perbatasan RI-Malaysia.

“Kami bangga menjadi bagian Indonesia. Jangan ragukan jiwa nasionalisme kami, walau tinggal di perbatasan, semangat merah putih mengalir kencang dalam setiap detak jantung warga,” tuturnya.

Dirinya pun berharap, kegiatan serupa dapat dilakukan lagi pada waktu mendatang untuk terus menguatkan semangat cinta tanah air masyarakat perbatasan.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat dilakukan pada waktu mendatang, sebagai simbol semangat penerus perjuangan bangsa,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel