Tips Kesehatan

Cintailah Pekerjaan Kita Supaya Keberkahan Hadir di Dalamnya

Oleh 03 Jul 2019 Tidak ada komentar
Atasi Sakit Kepala Sebelah  Dengan  Alami
#TNIAD 

Bismillah, Jika semua manusia hanya bertindak atau menjalankan sebuah pekerjaan tanpa mencintai, mensyukuri atas tanggungjawab yang ditaruh atas pundaknya, maka hasil pekerjaannya atau cara menjaga amanah yang Allah beri bakal tak  akan maksimal.

Pasalnya, mereka yang kurang mencintai pekerjaanya secara otomatis kurang bisa menguasai dan memahami apa yang mereka kerjakan, atau dengan kata lain mereka tidak dapat mengontrol dan cenderung tidak menyadari tempat berpijak alhasil sering kali yang terjadi adalah kurangnya respon atas keadaan dan hilangnya rasa kemanusiaannya.

Ini sering terjadi hampir disemua lapisan napas kehidupan saat ini, hal ini dapat kita rasakan dengan mata ataupun seluruh indra yang ada, hanya harus memiliki kejernihan batin serta pikiran agar realita ini dapat dirasakan. Maksud jernih yang saya tulis di atas bukan jernih seperti air di muara atau seperti para manusia yang sekelas nabi, melainkan cukup mempunyai kesadaran yang utuh serta  memposisikan rasa cinta atas amanah dan selalu membaharui wawasan ada disusunan paling terdepan.

Maka siapapun anda, setinggi atau serendah apapun jabatan serta pekerjaannnya, pasti akan dapat merasakan. Sebenarnya jika kita mau belajar untuk berdamai pada diri sendiri lalu berusaha menganggap pekerjaan kita itu adalah ladang amal bukan hanya lahan penghasilan semata, niscaya yang terjadi anda akan menjadi manusia yang bermanfaat untuk sesama, bukan malah sebaliknya.

Karena, point di atas adalah kunci untuk membangkitkan rasa kemanusiaan yang sudah terkubur dalam timbunan kesombongan serta bebatuan angkuh yang menyesatkan. Maka sebelum Sang Pencipta mencabut dan melemparkan kita dari posisi saat ini, alangkah baiknya segera  mengevaluasi sifat, pemahaman atas kemampuan diri, dan penilaian (hati) atas pekerjaan kita. Sadari apa yang kita lakukan itu akan ada balasan, bagai hukum tuai.

Meski terkadang kita tak menuai buah dari tanaman yang pernah kita tanam, tetapi sudah menjadi kebiasaan bumi yang bakal merasakan (menuai, adalah anak turunan kita.) Maka, lewat rangkaian kata-kata yang coba saya susun ini meski tak sempurna bahkan jauh dari kata baik, saya mengajak semua untuk merubah konsep paham atas amanah oleh sang pencipta beri atas kita dari lahan penghasilan dan tempat menuangkan kesombongan, menjadi ladang amal serta terbukanya keberkahan dari pemilik alam semesta.

Amal tak semata harta benda saja, melainkan dengan mengikut sertakan rasa cinta di dalamnya serta selalu rendah hati dan berusaha merasakan segala pernak/pernik yang terjadi dengan jernih pikir, maka Diri akan menjadi pribadi yang bermanfaat untuk sesama dan secara otomatis ladang amal pasti terbentang dengan sendirinya.

Memang tidak mudah melakukannya, tetapi kita harus berusaha supaya tak menyesal dikemudian hari. Percayalah hasil tak bakal mengecewakan perjuangan. Mari pahami terlebih dahulu inti dari tulisan ini dan renungkanlah.

Saya yakin, dengan kita semua menerapkan point ini dalam keseharian niscaya sang pencipta akan memberi keberkahan dalam kehidupan kita semua. Amin, Semoga bermanfaat

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel