Puspen TNI

Latgabma Malindo Darsasa, Tingkatkan Penanggulangan Terorisme TNI -Tentara Malaysia

Oleh 29 Jul 2019 Tidak ada komentar
Latgabma Malindo Darsasa, Tingkatkan Penanggulangan Terorisme Tni -tentara Malaysia
#TNIAD 

 

JAKARTA, tniad.mil.id – Latgabma Malindo Dasarsa sebagai ajang persamaan persepsi mencegah adanya ancaman terorisme yang semakin gencar di wilayah Indonesia-Malaysia.

Hal tersebut dikatakan Danjen Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa selaku Irup pada saat menutup Latgabma Malindo Darsasa 10AB/2019 antara TNI dan Angkatan Tentara Malaysia (ATM) bertempat di PMPP TNI, Sentul Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/7/2019).

Dikatakan Danjen Kopassus, saat membacakan sambutan Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., aksi terorisme yang terjadi menjadi peringatan khusus baik kepada Indonesia dan Malaysia, dan hal tersebut menunjukkan diperlukannya suatu mekanisme dan networking yang solid dalam rangka mengantisipasi serta menanggulangi bentuk-bentuk kejahatan luar biasa terhadap kemanusiaan.

“Penyelenggaraan Latgabma Malindo Darsasa –10AB/2019 bertujuan melatihkan kesiapsiagaan Combined Joint Task Force-Counter Terrorism (CJTF-CT) Malindo beserta komponen lainnya dalam melaksanakan operasi penanggulangan terorisme melalui sharing informasi intelijen secara efektif dan efisien agar tercapai hasil maksimal sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya serangan di wilayah perbatasan bersama dan wilayah tertentu yang mempunyai kepentingan bersama bagi kedua Negara,” ucap Danjen.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa Latgabma Malindo Darsasa–10AB/2019 memiliki arti dan manfaat yang sangat besar dan strategis bagi kedua negara, antara lain meningkatkan kualitas serta kapasitas kerjasama militer TNI dan ATM di segala bidang, terutama berkaitan dengan upaya peningkatan profesionalisme prajurit kedua negara, sehingga terciptanya kesamaan prosedur pelaksanaan (Interoperability).

“Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan dalam menanggulangi terorisme di kawasan Asia Tenggara, terutama bagi kedua negara dan menguji Protap Malindo, khususnya yang terkait dengan penanggulangan terorisme, sehingga didapatkan evaluasi yang komprehensif guna penyempurnaan Protap tersebut dihadapkan pada kemungkinan pelaksanaan operasi sebenarnya,” tambah Danjen.

Pada acara yang juga dihadiri oleh Asisten Ketua Staf J-3 ATM, Mayjen Abdul Malik Bin Jiran, Asops Panglima TNI berharap kedua Angkatan Bersenjata untuk dapat memelihara capacity building dan menciptakan confidence building measures (CBM) agar hasil latihan ini dapat diaplikasikan dalam menghadapi ancaman nyata oleh TNI dan ATM dengan sebaik-baiknya serta tingkatkan kebersamaan dan saling pengertian di antara TNI dengan ATM, dalam rangka membangun hubungan bilateral RI-Malaysia yang semakin kokoh, baik saat ini maupun di masa-masa yang akan datang.

Sementara itu Mayjen Abdul Malik Bin Jiran mengatakan bahwa dengan terlaksananya Latgabma Malindo Darsasa – 10AB/2019 dapat meningkatkan pengetahuan dan kemahiran kedua Angkatan Bersenjata, selain itu juga untuk dapat lebih mengeratkan hubungan serta kerjasama yang telah terjalin selama ini. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel