Kostrad

Perlancar Akses, Satgas Yonif 755/Yalet Bangun Jembatan Papan Kampung Lumpur

Oleh 16 Jul 2019 Tidak ada komentar
Perlancar Akses, Satgas Yonif 755/yalet Bangun Jembatan Papan Kampung Lumpur
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id,- Untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat Distrik Bade, Satgas Yonif 755/Yalet membangun akses jembatan papan bersama warga Kampung Lumpur.

Hal tersebut, disampaikan oleh Danyonif 755/Yalet Kostrad Mayor Inf Agus Rediyanto, S.E dalam rilis tertulisnya di Merauke, Selasa (16 /7/2019).

Sebagai informasi bahwa, Distrik Bade merupakan salah satu distrik terbesar di wilayah Kabupaten Mappi, biasa disebut dengan kabupaten sejuta rawa.

Diungkapkan Agus, saat ini aktifitas warga sering terhambat dikarenakan rusaknya akses jembatan papan di kampung lumpur yang menghubungkan pelabuhan pengampun menuju pusat pasar tradisional.

“Karena akses terputus, mereka harus berputar jauh dan mengeluarkan biaya lebih untuk mencapai pusat pasar yang berada di daratan. Jika akses jembatan papan di kampung lumpur ini diperbaiki, tentu akan lebih dekat dan cepat,’’ ujarnya.

“Melihat kurangnya kepedulian dari masyarakat setempat, kita berinisiatif melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat, untuk mengawali perbaikan jembatan papan tersebut,’’ tuturnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, setelah jembatan selesai dikerjakan, saat ini masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam mendukung aktivitas mereka sehari-hari.

“Kita bersyukur, hasilnya sudah dapat dirasakan oleh masyarakat Bade, dimana saat ini dari pelabuhan pengampun bisa lebih cepat sampai di pusat pasar tradisional tanpa harus memutar dan mengeluarkan uang tambahan,’’ jelasnya.

“Yang terpenting lagi adalah, kita ingin menumbuhkan rasa kepedulian terhadap masyarakat setempat untuk mau membangun daerahnya dan lebih maju lagi demi kesejahteraan mereka sendiri,’’ pungkasnya.

Terpisah, Kepala Kelurahan Bade, Andy Ruslan S.Sos yang turut serta mendukung perbaikan jembatan ini mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas, karena telah membantu mengatasi kendala masyarakat, sehingga akses jalan papan dari pelabuhan menuju pusat pasar tradisional Bade dapat dilalui kembali,

“Terlebih manfaatnya yang langsung dirasakan warga kampung lumpur, yang selama kesulitan apabila akan beraktifitas,’’ tandasnya. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel