Berita Satuan

Cegah Narkoba, Yonkav-5 Gelar Tes Urine Prajurit

Oleh 22 Agu 2019 Tidak ada komentar
Cegah Narkoba, Yonkav-5 Gelar Tes Urine Prajurit
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Salah satu upaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dikalangan Prajurit, Batalyon Kavaleri-5/Dwi Pangga Ceta (DPC) gelar tes urin yang dilaksanakan secara mendadak.

Demikian disampaikan Kapendam II/Swj Kolonel Inf Djohan Darmawan, dalam rilis tertulisnya di Palembang, Kamis (22/8/2019).

Diungkapkan Kapendam pelaksanaan tes urin kepada anggota Yonkav 5 itu, dilakukan secara mendadak di Markasnya pada Selasa 20 Agustus 2019 pagi.

Dalam kegiatan tes urin tersebut, saksikan langsung oleh Danyon Kavaleri-5/DPC, Letkol Kav Shawaf Al Amien, S.E., didampingi Pasi Intel Yonkav-5/DPC, Letda Kav Rizky Aditya.

“Kegiatan ini terlaksana berkat bekerja sama dengan pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Prabumulih dan pihak Batalyon,” katanya.

Kapendam Sriwijaya pun menjelaskan, bahwa tes urin ini bukanlah yang pertama kali dilakukan. Kegiatan tes urin secara dadakan ini terus dilakukan di seluruh satuan jajaran Kodam II/Swj.

“Tidak hanya melakukan tindakan represif saja, tapi seluruh satuan jajaran Kodam II/Swj juga menjalankan langkah preventif yang rutin menggelar penyuluhan dan sosialisasi kepada seluruh prajurit, untuk memerangi bahaya narkoba,” kata Kolonel Inf Djohan Darmawan.

Dia juga menegaskan, apabila dihasil tes urinnya ada yang positif maka, akan kita tindak lanjuti.

“Apabila terbukti, tidak ada pilihan, kita tindak tegas,” ucapnya.

“Kalau ada prajurit yang sampai terjerat narkoba, pimpinan TNI AD tidak akan mentolerir. Terberat adalah sanksi administrasi sampai pemecatan,” tambahnya.

Dari hasil pengecekan urin yang dilakukan kepada semua anggota Yonkav 5, Kapendam menyampaikan bahwa tidak ada seorang prajurit Yonkav-5/DPC yang terindikasi narkoba.

“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan tes urin, seluruh prajurit Yonkav-5/DPC diketahui tidak ditemukan adanya indikasi terhadap pemakaian narkoba dan dinyatakan negatif,” ujar Djohan.

Sementara itu Komandan Batalyon (Danyon) Kavaleri-5/DPC, Letkol Kav Shawaf Al Amien, S.E., menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh anggota, karena tidak ada anggotanya yang terindikasi menggunakan narkoba.

“Setelah saya lihat sendiri hasil tes urin, saya bangga pada anggota karena mereka semua tidak terindikasi Narkoba,” ungkap lulusan Akmil tahun 2001 tersebut.

Dalam kesempatan itu, pria kelahiran Pamekasan sekaligus seorang Snaiper kelas dunia ini, menghimbau kepada anggota supaya jangan pernah mencoba-coba menggunakan barang harap tersebut.

“Saya harap kalian jangan coba-coba menggunakan narkoba, karena itu akan merugikan diri sendiri, keluarga dan satuan tempat kalian bertugas,” pungkasnya. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel