Kodam XII/Tanjungpura

Kembangkan Pertanian Modern, Kodim Kubar Tingkatkan Pemberdayaan Kakao

Oleh 22 Agu 2019 Tidak ada komentar
Kembangkan Pertanian Modern, Kodim Kubar Tingkatkan Pemberdayaan Kakao
#TNIAD 

 

JAKARTA, tniad.mil.id – Dalam rangka mengembangkan pertanian modern, sekaligus mendukung program pemerintah, Kodim 0912 Kutai Barat tingkatkan pemberdayaan produksi Kakao.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar) Letkol Inf Anang Sofyan Effendy, dalam keterangan tertulisnya di Kutai Barat, Kamis (22/8/2019).

Diungkapkan Anang, salah satu langkah untuk meningkatkan produksi kakao yaitu dengan cara merintis perkebunan Kakao di sejumlah daearah oleh pemerintah daerah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Salah satu sasaran program tersebut, ujarnya, berada di wilayah Kodim Kubar, yaitu daerah perbatasan RI-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai Provinsi Kalimanatan Timur.

“Hari Rabu (21/8/2019) kemarin, Kodim Kubar bersama warga setempat melakukan penanaman Kakao sekaligus pembukaan program pemberdayaan koperasi perkebunan kakao,” katanya.

Anang menjelaskan bahwa program tersebut merupakan program dari Mabes TNI yang dinilai dapat mendukung laju pertumbuhan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Mahulu, khususunya masyarakat Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai.

“Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian warga, sekaligus merubah sistem pertanian tradisional menjadi pertanian modern,” terang Letkol Inf Anang Sofyan Effendy.

Selanjutnya, Anang pun menuturkan, program ini sangat diperlukan warga karena selama ini masyarakat kesulitan untuk menjual hasil panennya.

“Dengan adanya program pemberdayaan koperasi ini, diharapkan dapat memperbaiki perekonomian masyarakat terutama dikaitkan Nawacita ke 3 Presiden RI, membangun dari pinggiran,” tuturnya.

Untuk mendukung program tersebut, pihaknya ungkap Anang, telah membuka badan jalan menuju lahan pertanian sepanjang 1 km, pembuatan lahan demlot seluas 2 hektar, pembuatan gudang dan penjemuran kakao dan pemberdayaan koperasi kelompok tani.

Bukan hanya itu, Kodim juga memberikan pendampingan kepada petani, memberi bibit siap tanam, pupuk, sarana produksi serta biaya penanaman.

“Kesemua itu kita berikan untuk masyarakat langsung, sehingga mereka dapat mengelolanya secara mandiri atau di kelola sendiri,” katanya.

Lebih lanjut, mantan Pabandyakomsos Sterdam VI/Mlw ini mengatakan, pembangunan Koperasi perkebunan Kakao yang ada di perbatasan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan, merupakan program peroritas dalam menumbuh kembangkan ekonomi kerakyatan. Khususnya warga perbatasan yang ada di kampung Long Apari.

“Karena harga jual Kakao di pasaran sampai saat ini masih di atas rata – rata. Oleh sebab itu kementerian atau pemerintah bekerja sama dengan TNI dalam mendorong dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan hingga pelosok desa,” tegasnya.

“Peran Kodim Kubar adalah melakukan pembinaan para petani secara berkala. Agar target dan tujuan ekonomi Nasional dapat tercapai dengan maksimal,” tambah Dandim Kubar.

Anang berharap program TNI melalui kerjasama yang begitu baik tersebut harus mampu dijaga dan dilestarikan.

“Kami menghimbau kepada warga, bahwa kita harus bisa menjaga dan melestarikan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Kalimantan Timur ini,” tandasnya.

Perlu diketahui, perbatasan RI-Malaysia terletak di bagian Utara Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memanjang mulai wilayah Timur sampai dengan Barat sepanjang 56,2 Km. Sebagian besar berupa hutan dan gunung yang memiliki potensi Sumber Daya Alam yang melimpah. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel