Kodam XII/Tanjungpura

Antiispasi Karhutla, Pangdam Tanjungpura Perintahkan Satgas Pamtas Intensifkan Patroli

Oleh 24 Sep 2019 Tidak ada komentar
Antiispasi Karhutla, Pangdam Tanjungpura Perintahkan Satgas Pamtas Intensifkan Patroli
#TNIAD 

 

JAKARTA. tniad.mil.id – Mengantisipasi meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Seruyan, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, memerintahkan Satgas untuk selalu mengintensifkan patroli wilayah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos.,dalam rilis tertulisnya di Pontianak, Kalbar, Selasa (24/9/2019).

Diungkapkan Kapendam, di sela-sela kunjungannya pada Senin (23/9/2019) ke Arut Selatan, Pangdam meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di KM 126 Kelurahan Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan, yang merupakan wilayah Kodim 1015/Sampit.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi masalah Karhutla di wilayah Kodam XII/Tpr yang meliputi wilayah Kalbar dan Kalteng,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kedatangan Pangdam serta rombongan di lokasi disambut Dandim 1015/Spt, Letkol Inf Sumarlin Marzuki beserta unsur Forkopimda Seruyan.

“Dalam peninjauan kali ini, pucuk pimpinan Kodam Tanjungpura ini melihat Satgas Karhutla yang terdiri dari personel TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD serta masyarakat yang sedang melaksanakan pembasahan lokasi kebakaran lahan,” jelasnya.

“Ini dilakukan Satgas agar api tidak menyala kembali, karena lokasi kebakaran tersebut merupakan lahan gambut,” urai Aulia Fahmi.

Selain meninjau tambahnya, dalam kesempatan tersebut Pangdam juga memberikan bantuan makanan dan minuman kepada Satgas Karhutla.

“Beliau memberikan arahan kepada Satgas, agar tetap mengawasi dan melakukan pemadaman titik-titik api yang ada di Kecamatan Hanau dan Danau Seluluk. Jangan sampai api membesar dan meluas,”terangnya.

“Aktifkan patroli lahan-lahan terbakar yang telah dipadamkan, namun masih berasap dan terus lakukan pembasahan. Jangan sampai menunggu asap berubah jadi api baru didatangi, itu akan lebih sulit nantinya,” ucap Kapendam mengutip pernyataan Pangdam.

Selain itu tambahnya lagi, mantan Aspam Kasad ini menekankan agar dibentuk posko-posko di lapangan agar respon penanganan lebih cepat, apabila ada lokasi yang terbakar.

“Selain itu bentuk juga posko-posko kesehatan untuk menjaga kesehatan masyarakat di sekitar lokasi terdampak Karhutla,” tuturnya.

Pangdam berpesan kepada Satgas Karhutla tambah Aulia, untuk selalu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab disertai semangat yang tinggi dalam upaya memadamkan api.

“Mari kita berkerja dengan maksimal agar api segera padam dan aktivitas warga pun tidak terganggu,” pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel