Kostrad

Awal Penugasan Pamtas RI-RDTL, Vino Pasien Pertama Satgas Yonif 132

Oleh 11 Sep 2019 Tidak ada komentar
Peduli Masa Depan Generasi Muda, Satgas Yonif MR 411 Gelar Posyandu dan Pengobatan Gratis di Pedalaman Papua
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Mengawali hari pertama di daerah penugasan, Vino (warga Desa Eban) yang terluka kakinya saat mendatangi Pos Satgas dan langsung mendapat perawatan dari Dokter Satgas.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 132/BS Mayor Inf Wisyudha Utama dalaam rilis tertulisnya di Pos Kotis, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten TTU. Selasa (10/09/2019).

 

Dikatakan Dansatgas, meski saat ini Satgas beserta jajaran masih melaksanakan pergeseran pasukan dalam rangka penempatan pos di sepanjang perbatasan, namun jika ada kebutuhan warga yang mendesak tentu akan kita bantu.

 

“Seperti yang kita lakukan saat ini, saat warga datang dan membutuhkan pertolongan kesehatan, Dokter Satgas langsung menanganinya,’’ ujarnya.

 

“Akibat terluka dibagian kaki karena tertusuk paku, seorang remaja Vino (15) warga Desa Eban, datang ke Pos Kotis untuk meminta pertolongan,’’ terangnya.

 

Melihat luka yang di deritanya, lanjut Dansatgas, Vino langsung mendapat perawatan medis dari Letda Ckm Denny yang sehari-hari menjabat sebagai Dokter Satgas.

 

“Tugasnya memang disiapkan sebagaimana dokter pada umumnya. Selain merawat prajurit yang sakit, juga bertanggung jawab terhadap kesiapan tugas dari Tim Kesehatan yang ditempatkan ditiap-tiap Pos Satgas,’’ tuturnya.

 

“Selain itu, kita juga memiliki Perwira Pembinaan Mental atau Pabintal yang bertanggung jawab untuk memelihara serta membina prajurit dari segi kerohaniannya,’’ jelasnya.

 

Dan juga, Lanjut Dansatgas, kita memiliki pejabat Perwira Hukum (Pakum) yang bertugas memberikan penyuluhan serta bimbingan hukum kepada prajurit, serta Perwira Topografi (Patop) yang memang dilengkapi didalam organisasi satuan perbatasan.

 

“Selain kemampuan para staf pembantu komandan, anggota di tiap-tiap pos juga dibekali beberapa kemampuan seperti tenaga kesehatan, tenaga pendidik, pertanian dan perikanan sampai pertukangan,’’ ucapnya.

 

“Dengan kemampuan yang dimiliki Satgas, kita berharap keberadaan prajurit ditengah-tengah warga dapat menciptakan hubungan baik, dalam rangka menigkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tandasnya. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel