Kostrad

Atasi Dampak Kekeringan, Satgas Pamtas Yonif 142 Sambung Kembali Saluran Air Terputus

Oleh 09 Okt 2019 Tidak ada komentar
Empat Jam Berjalan Mencari Kerusakan Pipa, Ternyata Patah Tertimpa Pohon Tumbang.
#TNIAD 

 

JAKARTA, tniad.mil.id – Atasi kebutuhan air, personel Pos Dafala Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ membantu Warga Desa Dafala memperbaiki pipa saluran air yang terputus akibat tertimpa pohon.

Hal ini disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M. di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Atambua, NTT, Selasa (8/10/2019).

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan ini berawal dari laporan Gabriel Manek (41) dan Titus Moruk (39) selaku Kepala Dusun Kaisahe dan Dubasa A yang melaporkan keluhan masyarakat kepada personel Pos Dafala Satgas Yonif Raider 142/KJ.

“Keduanya meminta bantuan kepada anggota kami untuk membantu kesulitan mereka, karena telah sekian lama air tidak mengalir ke desanya,” tuturnya.

Lebih lanjut diungkapkan, Danpos Dafala memerintahkan Serda Komang Anom Tirta beserta enam orang personel lainnya untuk berangkat bersama-sama dengan warga Desa Dafala mencari sumber masalah air tidak mengalir.

Sebelumnya, Gabriel Manek dan Titus Moruk bersama dengan warga setempat telah melalukan pemeriksaan pipa saluran air selama tiga hari, namun belum menemukan sumber kerusakan pada pipa yang mengalirkan air dari sumbernya menuju Desa.

Mendengar keluhan warga masyarakat, lanjut Dansatgas, Kapten Inf Numansyah selaku Danpos Dafala langsung memutuskan untuk membantu mencari penyebab saluran air yg sudah tidak mengalir selama satu minggu tersebut secara bersama-sama.

“Malam itu Danpos Dafala langsung mengumpulkan anggota dan memberikan perintah kepada Serda Komang Anom Tirta selaku Batih Kipur III bersama enam orang personel untuk membantu warga memeriksa kembali jaringan pipa air dengan membawa peralatan yang dibutuhkan, ” terangnya.

Keesokan harinya, personel Pos Dafala bersama warga masyarakat pergi memeriksa pipa yang diduga rusak. Pemeriksaan dilakukan selama empat jam perjalanan dan akhirnya titik utama permasalahan air ditemukan.

Terpisah, Serda Komang Anom Tirta mengungkapkan bahwa pipa tersebut hancur karena tertimpa pohon yang tumbang dan butuh penyisiran cukup jauh untuk menemukannya.

“Ternyata pohon besar yang tumbang menimpa pipa air sehingga rusak dan menyebabkan pipa terbongkar,” ujar Dansatgas.

Setelah mengetahui permasalahannya, Kopda Aptoni segera menyalakan mesin pemotong kayu yang dibawa dari Pos untuk memotong pohon menjadi lebih kecil, agar lebih mudah dibersihkan dan dipindahkan.

“Selama kurang lebih tiga jam, akhirnya pekerjaan selesai dan air dapat mengalir kembali dan senyum bahaga dari warga terpancar.

Gabriel Manek dan Titus Moruk selaku Kepala Dusun Kaisahe dan Webua A atas nama warga masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, khususnya Pos Dafala karena telah membantu masyarakat Desa Dafala dalam menemukan dan memperbaiki saluran pipa air yang rusak, karena tertimpa pohon besar yang tumbang,” ucapnya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel