Kostrad

Dramatis, Satgas Yonif MR 411 Bantu Persalinan Bayi di Hutan Papua

Oleh 24 Okt 2019 Tidak ada komentar
Dramatis, Satgas Yonif MR 411 Bantu Persalinan Bayi di Hutan Papua
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Kejadian penuh haru sekaligus dramatis dilakukan prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad, ketika membantu persalinan bayi di tengah hutan Papua.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Kamis (24/10/2019).

 

Diungkapkan Dansatgas, kejadian bermula Selasa pagi (22/10/2019), saat Danpos Yakyu, Letda Inf I Komang Adhi didatangi seorang bapak yang bernama Nakti Mbanggu bahwa anak perempuannya yang bernama Deliana (30) mengalami kontraksi saat hendak mengambil kumbili (makanan pokok tradisional) di hutan saat ini membutuhkan pertolongan karena akan melahirkan.

 

“Saat berkordinasi, Letda Komang meminta supaya Ibu Delina yang hendak melahirkan dibawa ke Pos Satgas, namun pihak keluarga menolaknya karena sesuai hukum adat saat persalinan harus berada di hutan selama satu minggu,” ujarnya.

 

Atas hal tersebut tambah Dansatgas, selanjutnya Danpos memerintahkan Sertu Holvan Arif bersama 3 anggota untuk segera menuju kehutan agar dapat memberikan bantuan persalinan.

 

Beruntung, lanjut Rizky, saat sampai di lokasi, Sang ibu segera mendapat pertolongan dari Tim Kesehatan Satgas (Pratu Suparyadi dan Pratu Teguh Utomo), hingga akhirnya melalui proses yang dramatis berhasil melahirkan seorang anak laki-laki dengan proses persalinan berjalan lancar dan kondisi keduanya (ibu dan bayi) dalam keadaan sehat dan selamat.

 

“Kita bersyukur proses persalinan berjalan dengan lancar, dan dalam keadaan sehat dan sempurna,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, lulusan Akmil tahun 2003 tersebut menerangkan bahwa setelah melahirkan, pihak keluarga sepakat memberi nama sang bayi Rudy Marcelo Darma Putra Maywa. Selanjutnya sebagai bentuk perhatian, Pos Yakyu memberikan bantuan berupa susu kaleng, biskuit, kelambu lapangan, ponco dan beras.

 

”Apa yang dilakukan Satgas, merupakan implementasi dari komitmen kami sejak awal penugasan, yakni melaksanakan tugas yang berorientasi pada kebermanfaatan diri bagi lingkungan dan dapat hadir memberikan bantuan bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.

 

Sementara itu, Nakti Mbanggu kakek dari sang bayi mengucapkan terima kasih kepada Satgas yang telah membantu persalinan putrinya.

 

“Kami semua berharap Marcelo Dharma Putra dapat menjadi berkat bagi orang lain dan kelak menjadi seorang prajurit TNI seperti bapak-bapak yang membantu kelahirannya,” pungkasnya.(Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel