Kostrad

Keluhkan Akses Jalan, Babinsa Long Apari Bangun Jembatan di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Oleh 17 Okt 2019 Tidak ada komentar
Keluhkan Akses Jalan, Babinsa Long Apari Bangun Jembatan di Perbatasan Indonesia-Malaysia
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id,- Guna menjawab aspirasi dan keluhan warga akan sulitnya akses jalan terutama di musim penghujan, Babinsa Long Apari mewujudkannya dengan membangun jembatan baru di Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu.

 

Hal tersebut disampaikan Dandim 0912/Kutai Barat Letkol Inf Anang Sofyan Effendi dalam rilis tertulisnya di Kutai Barat, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (17/10/2019).

 

Dikatakan Dandim, Long Apari merupakan sebuah kecamatan dari Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kalimantan Timur yang langsung berbatasan dengan negara tetangga Malaysia.

 

“Meski terpencil dan jauh dari hiruk pikuk keramaian, namun tidak menyurutkan semangat prajurit TNI AD untuk mengabdikan diri pada bangsa dan negara demi tetap tegak dan kokohnya NKRI,’’ ujarnya.

 

“Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil Long Apari Serda Novie yang memberikan pengabdian terbaiknya, sekalipun keberadaannya jauh di garis terdepan perbatasan RI-Malaysia,’’ terangnya.

 

Menurutnya, melihat kondisi akses jalan dan jembatan yang tidak layak, dimana sarana tersebut sangat dibutuhkan warganya, ia berusaha membantu dengan menginisiasi pembuatan jembatan baru yang menghubungkan kelompok tani dari satu sama lainnya.

 

“Selama ini mereka sering mengeluhkan akses jalan yang sangat sulit di lewati bila hujan dan jembatan kayu yang telah termakan usia,’’ jelasnya.

 

“Atas dasar itulah, Serda Novie langsung berkoordinasi dengan aparat yang ada di kampung serta menggelar musyawarah bersama warga untuk menyusun rencana pembangunan jembatan yang baru,’’ ungkapnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, dari hasil pertemuan menyepakati bahwa masyarakat sangat mendukung atas inisiatif Serda Novie untuk membangun jembatan baru, yang pengerjaannya dilakukan bersama-sama dengan warga.

 

“Keesokan harinya, Babinsa bersama warga bergotong-royong membangun jembatan sebanyak dua buah, dengan panjang 10 meter dan lebar 2 meter,’’ tuturnya.

 

“Tentu masyarakat sangat senang atas kehadiran dan dedikasi Babinsa yang begitu tulus dan ihklas dalam pembangunan Kampung Naha Silat. Kemanunggalan TNI dan RAKYAT di perbatasan selalu terpelihara dengan baik. Ini semua tidak lepas dari usaha dan kerja keras oleh Babinsa”, pungkasnya. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel