Puspen TNI

Luar Biasa, Pendekatan CIMIC Satgas Konga TNI MONUSCO Luluhkan Hati 1443 Eks Combatan

Oleh 03 Okt 2019 Tidak ada komentar
Luar Biasa, Pendekatan CIMIC Satgas Konga TNI MONUSCO Luluhkan Hati 1443 Eks Combatan
#TNIAD 

 

 

JAKARTA, tniad.mil.id – Hasil luar biasa diperoleh Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCA melalui pendekatan Koordinasi Sipil dan Militer (CIMIC), mampu meluluhkan hati 1443 eks Kombatan kelompok bersenjata di Kongo dengan menyerahkan sebanyak 48 pucuk senjata dan amunisi secara sukarela.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco Kolonel Inf Dwi Sasongko, di Markas Indo RDB, Kalemie, Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/10/2019).

 

Dijelaskannya, puluhan senjata api dan amunisi serta senjata tradisional tersebut diperoleh dari eks kombatan kelompok bersenjata Kabege.

 

“Puluhan senjata tersebut terdiri dari, 41 pucuk AK-47, 1 pucuk Mortir 60 LR, dua pucuk machine gun, dua pucuk RPG, dua pucuk senjata Arquebus, satu buah granat, ratusan butir munisi, ratusan busur dan ribuan anak panah, “ ungkapnya.

 

“Sesuai dengan mandat PBB yang diberikan yaitu protection of civilian, pendekatan Civil and Military Coordination (CIMIC), merupakan ujung tombak yang ampuh dalam menggalang dan melaksanakan pendekatan kepada warga setempat agar dengan sukarela menyerahkan senjata yang masih dimiliki, “ ujarnya.

 

Diungkapkan Dansatgas, saat ini telah terdata sebanyak 1127 pria dan 316 wanita eks kombatan telah menyerahkan diri dan menginginkan hidup damai, berdampingan seperti warga lainnya.

 

”Pendekatan, komunikasi dan kemampuan bersinergi dengan masyarakat dan aparat pemerintah setempat yang dilaksanakan oleh Satgas, telah membuahkan hasil dengan banyaknya warga eks kombatan dari berbagai kelompok bersenjata (may-may) yang secara sukarela menyerahkan peralatan perang berupa senjata, busur, panah dan senjata tajam lainnya, “ucapnya.

 

Lebih lanjut Kolonel Inf Dwi Sasongko menyampaikan bahwa senjata yang telah diserahkan tersebut akan diproses dan ditindaklanjuti oleh Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDR-RR) Monusco.

 

Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco merupakan Satgas batalyon gerak cepat pertama yang berasal dari Indonesia di bawah bendera PBB. Dengan kekuatan satu batalyon sebanyak 850 personel terbaik dan terpilih termasuk 23 prajurit wanita TNI terdiri dari gabungan tiga matra TNI untuk melaksanakan misi perdamaian di Republik Demokratik Kongo.

 

“Dalam pelaksanaan tugas yang diamanatkan kepada kami, telah menggunakan sistem terbaru yaitu United Nations Peacekeeping Capability Readiness System (UNPCRS) yaitu suatu sistem kesiapan kemampuan pemelihara perdamaian PBB,“ pungkasnya.

.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel