Penulis Disabilitas

Pemuda di Era Teknologi Bangsa Ada Dipundakmu, Sadari

Oleh 28 Okt 2019 Tidak ada komentar
hadi keluarga
#TNIAD 

Bismillah, Ketika Ibu Pertiwi memanggil dan rindu akan prestasi cemerlang kita dalam mengisi Sejarah Bangsa ini. Bersatulah pemuda pemudi, Gali potensi, serat, raih prestasi. RENUNGKAN

Jika masa ketidakberdayaan itu tiba, sedang kerja besar masih belum terselesaikan. Apakah kerja itu harus terhenti?

Jika sebuah negeri besar, beragam bahasa, suku, dan dengan misi dasar persatuan itu membutuhkan sebuah pola strategi yang selalu baru dengan mengikuti bergulirnya waktu, sedangkan ketidakberdayaan itu telah tiba siapa yang bakal menggantikann?

Jawabnya generasi penerus ya itu para pemuda pemudi. Itulah mengapa para pendahulu, para pahlawan bangsa membuat serta menetapkan 28 Oktober sebagai hari sumpah pemuda. Betapa besar serta pentingnya para penerus diharapkan mampu melanjutkan perjuangan mereka dalam mewujutkan negara Indonesia lebih berdaulat, lebih maju, sehingga rakyat dapat sejahtera.

Maka pemuda Indonesia! Mari pahami kembali arti naskah sumpah pemuda tersebut dengan kesungguhan. Pahami dengan sepenuh hati, dan sadarilah bahwa negri membutuhkan para pemuda dan pemudi yang penuh energi, penuh rasa oktimis, serta tangguh juga tulus mengabdi.

Jika para pendahulu kita berperang untuk berdirinya, keutuhannya Indonesia, Mereka rela kehilangan nyawanya demi Indonesia merdeka, mampu memakmurkan penghuninya. Sehingga membuat siapa saja merasa nyaman, makmur, tak terkecuali kita saat ini para pemuda pemudi. Maka tugas kita menjaganya, meningkatkannya menjadi Negeri yang semakin hebat, semakin maju, serta semakin dewasa sehingga Indonesia menjadi negara yang nyaman dan layak tegak bersaing dengan negara maju lainnya.

Apakah kita bangga hidup di negara Indonesia? Masihkah ada keraguan dan ketidak pedulian dengan indonesia dan para pahlawan bangsa?

Ingat, adanya teknologi, adanya kemudahan dalam mengakses informasi, kemudahan dalam belajar, kenyamanan dalam melakukan perjalanan, serta masih banyak lainnya saat ini, tak lepas dari perjuangan para pendahulu kita.

Maka sudah sepantasnya kita, kalian yang hidup, lahir, belajar, serta menapakan kaki di bumi pertiwi wajib memperjuangkan negri agar tetap berdaulat dan semakin nyaman bagi rakyatnya.

Setop narkoba, setop malas dan hindari perpecahan dan mari kita bersama pahami dan renungkan lalu evaluasi langkah serta hal apa yang sudah dilakukan untuk Indonesia tercinta.

Bersungguhlah dalam belajar, bersungguhlah dalam mengabdi, jadilah benteng yang kokoh dengan menjaga persatuan serta kesatuan. Milikilah misi Indonesia dan patrikanlah dalam dada, dan wujutkan dengan sikap, perbuatan dalam keseharian.

Wahai pemuda resapi, hayati Sumpah Pemuda bukanlah sekedar teks sejarah, tetapi itu seperti kepalan tangan yang berlumuran darah, meski harus merasa sakit tetap banggalah untuk mengatakan bahwa saya Indonesia. Karena kemajuannya Indonesia ada digenggaman tanganmu.

Indonesia bersatu bukan hanya dimensos, di kata, atau teks diatas kertas saja, namun, lebih dari itu Indonesia nyata bersatu dengan gerak yang selaras, dengan satu nada yang berlandaskan UUD serta Pancasilanya. Sepakat dan siap?

Semoga bermanfaat

Cipayung, 28/10/19

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel