Kostrad

Trauma, 89 Orang Warga Diungsikan Satgas Yonif R 300 di Balai Desa

Oleh 03 Okt 2019 Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#TNIAD 

 

JAKARTA, tniad.mil.id,- Akibat mengalami trauma dan ketakutan pasca demonstrasi besar-besaran yang terjadi di wilayah Papua, 89 orang pribumi yang datang ke Wambes Pir V, diungsikan oleh Satgas Yonif R 300 di Balai Desa Wambes.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 300/BJW, Mayor Inf Ary Sutrisno, S.I.P., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (2/10/2019).

 

Diungkapkan Dansatgas, para pengungsi yang berdatangan ke Desa Wambes tersebut didominasi oleh penduduk pribumi yang berasal dari Abepura dan Bumi Perkemahan.

 

“Seluruhnya berjumlah 89 orang, karena mereka saat ini berada di Desa Wambes, penanganannya langsung dilakukan oleh Danpos Wambes Letda Czi M.Rahmat bersama aparat terkait,’’ ujarnya.

 

“Sebagian besar pengungsi mencari tempat perlindungan yang aman, pasca demonstrasi yang terjadi hampir diseluruh wilayah Jayapura. Kita berharap kedepannya, semoga situasi ini dapat kembali normal seperti sebelumnya,’’ pungkasnya.

 

Terpisah, Letda Czi M.Rahmat menjelaskan, dari keseluruhan pengungsi yang berjumlah 89 orang, terdiri dari 42 laki-laki, 29 perempuan dan 18 anak-anak.

 

“Saat ini yang kita lakukan bersama aparat terkait adalah membantu menenangkan dan mendata identitas para pengungsi yang didominasi warga pribumi,’’ ujarnya.

 

“Berdasarkan data yang ada, sebagian pengungsi yang datang ke Wambes Pir V merupakan masyarakat dari Abepura dan Bumi Perkemahan,’’ terangnya.

 

Lanjutnya, atas saran masukan yang kita berikan ke Kepala Desa Wambes, akhirnya seluruh pengungsi dikumpulkan di Balai Desa guna didata identitasnya.

 

“Ini dilakukan sebagai kelengkapan data informasi, jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Apa yang bisa kita lakukan untuk memberikan bantuan, akan kita maksimalkan,’’ ucapnya.

 

“Dan yang kita lakukan ini juga merupakan salah satu tugas Satgas, dimana untuk menjamin rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga di perbatasan ini,’’ tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Distrik Mannem Adolof Boryam mengucapkan banyak terima kasih kepada Danpos Wambes yang telah turut andil dan cepat tanggap terhadap semua permasalahan yang terjadi di lingkungan warga masyarakatnya.

 

“Semoga dengan adanya keberadaaan Pos Wambes, dapat memberikan keamanan dan ketertiban bagi warga disekitarnya,’’ pungkasnya.

 

Turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya tokoh agama, Bamuskam, Kepala RT dan RW Desa Wambes. (Dispenad).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel