Kostrad

Wujud Kerukunan dan Persaudaraan, Satgas Pamtas Yonif R 509 Rehab Tempat Ibadah

Oleh 19 Okt 2019 Tidak ada komentar
Wujud Kerukunan dan Persaudaraan, Satgas Pamtas Yonif R 509 Rehab Tempat Ibadah
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Sebagai wujud kerukunan dan persaudaraan dengan masyarakat, Satgas Pamtas Yonif Raider 509/Kostrad merehab tempat ibadah di wilayah perbatasan RI-PNG.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 509/Kostrad, Letkol Inf Wira Muharromah, S.H.,Psc., dalam rilis tertulisnya, di Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (19/10/2019).

 

Diungkapkan Dansatgas, kegiatan merehab tempat ibadah yang dilaksanakan personel Pos Yuruf bersama warga pada Jumat (18/10/2019), selain untuk menciptakan kerukunan, juga membangun kebersamaan dengan masyarakat di wilayah perbatasan.

 

“Dalam melaksanakan tugasnya, Satgas senantiasa ingin menghadirkan nuansa kekeluargaan. Salah satu wujudnya yaitu merehab tempat ibadah yang selalu dipergunakan warga agar makin indah dan nyaman,” ujarnya.

 

Kegiatan ini lanjutnya, merupakan wujud menjalin komunikasi dalam menjaga nilai-nilai toleransi umat beragama di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini tanpa memandang perbedaan.

 

“Kami (Satgas) selalu melakukan kegiatan bersama dengan tokoh agama dan masyarakat disini melalui kegiatan kerja bakti di Gereja,”jelasnya.

 

“Perehaban Gereja ini juga bertujuan untuk menghadirkan kenyamanan dan keamanan umat dalam menjalankan ibadah di wilayah perbatasan,” urai Wira Muharromah.

 

Di tempat terpisah, Danpos Yuruf yang juga Danki B Satgas Yonif 509/Kostrad, Lettu Inf Rahmat Hidayat, mengungkapkan bahwa kerja bakti merehab tempat ibadah yang dilakukan oleh anggotanya, terlaksana dengan baik berkat adanya kebersamaan antara TNI dan masyarakat yang dilakukan secara bergotong-royong.

 

“Ini merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dan Rakyat yang selalu nyata dalam kehidupan di masyarakat Kampung Yuruf,” tegasnya.

 

“Kita optimis, renovasi tempat ibadah akan selesai tepat waktu, berkat kekompakan TNI dan rakyat,” terang Rahmat Hidayat.

 

Sementara itu, Wemby, pemimpin Gereja tersebut, mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh para prajurit TNI untuk merehab gereja, termasuk toilet dan kursi.

 

“Terima kasih bapak Satgas atas kepedulian dan perhatiannya dalam mewujudkan sikap kebersamaan dan toleransi kepada warga di Kampung Yuruf ini,” tuturnya.

 

“Semoga apa yang dilakukan oleh para prajurit TNI mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan dari Tuhan,” pungkas Pendeta Wemby. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel