Berita Satuan

Lewati Jalur Terjal, Satgas Yonif R 300 Patroli Patok Batas Negara Bersama Warga

Oleh 02 Nov 2019 Tidak ada komentar
Lewati Jalur Terjal, Satgas Yonif R 300 Patroli Patok Batas Negara Bersama Warga
#TNIAD 

 

JAKARTA, tniad.mil.id – Melewati hutan belantara dan jalur yang terjal, Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw melaksanakan patroli patok batas negara bersama warga Kalipay, Distrik Waris.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno S.I.P.,dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (1/11/2019).

 

Diungkapkan Dansatgas, patroli patok batas negara ini dilaksanakannya bersama personel Pos Kalipay, pada Kamis (31/10/2019).

 

“Patroli patok perbatasan MM 4.1 ini merupakan tanggung jawab dari Pos Kalipay Satgas Pamtas Yonif Raider 300, “ ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, melewati medan yang berat dan terjal untuk sampai ke patok MM 4.1, dirinya bersama personel membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih 12 jam.

 

“Patok ini merupakan tanggung jawab Satgas, saat serah terima dari Satgas sebelumnya. Dan alhamdulillah, setelah sampai di lokasi kondisi patok tidak bergeser dan masih bagus,” jelasnya.

 

Menurutnya, pada patroli kali ini Satgas juga mengajak beberapa warga agar mereka juga memahami dan mengerti tentang batas wilayah kedua negara RI-PNG.

 

“Dengan mengetahui batas negara ini, masyarakat yang berdomisili di Papua juga dapat menjaga dan merawat patok ini agar tetap bagus,” harapnya.

 

Sementara itu, Marin (28), salah seorang yang ikut melaksanakan patroli ini mengungkapkan bahwa hal ini sangat bagus dan dapat memberikan ilmu yang sangat berharga buat para penduduk disini.

 

“Dengan mengetahui patok ini, kami juga akan memberitahukan kepada warga yang lain bahwa patok tersebut merupakan batas negara kita,” tuturnya.

 

Hal yang sama juga disampaikan Daniel Amo, Ketua Pemuda setempat yang menyampaikan kepada Danki B Satgas Yonif Raider 300/Bjw, Lettu Inf Andhika Febriansyah, agar setiap kegiatan seperti ini warga juga diikutkan.

 

“Kami meminta masyarakat tetap diajak agar kami juga memiliki pengalaman dan mengetahui tentang keberadaan patok perbatasan, “ pungkasnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel