Berita Satuan

Satgas pamtas Yonif 142/KJ Ajarkan Anak-anak Metode bercocok Tanam

Oleh 02 Nov 2019 Tidak ada komentar
Satgas pamtas Yonif 142/KJ Ajarkan Anak-anak Metode bercocok Tanam
#TNIAD 

 

JAKARTA, tniad.mil.id – Berbagi pengalaman dan keahlian bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, personel Pos Laktutus Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ ajarkan anak-anak Desa Foheka di perbatsan RI-RDTL metode bercocok tanam.

 

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin S.Sos.,M.M. di Mako Satgas Pamtas RI- RDTL Yonif Riader 142/KJ Atambua NTT, Kamis (31/10/2019)

 

Diungkapkan Dansatgas, disamping menyalurkan hobi personel Pos Laktutus yang suka bercocok tanam, kegiatan ini juga merupakan pelaksanaan program satuan tentang pemanfaatan lahan kosong untuk difungsikan menjadi tempat bercocok tanam.

 

“Personel Pos Laktutus mengajarkan kepada pemuda Desa Foheka, Kecamatan Nanaet Dua Besi, Kabupaten, bagaimana memanfaatkan lahan kosong menjadi bermanfaat bagi kehidupan keluarga maupun menambah penghasilan, “ tuturnya.

 

Diungkapkan Dansatgas, sebelum berangkat melaksanakan penugasan sebagai pengaman perbatasan di Nusa Tenggara Timur, personel Sagtas Pamtas Yonif Raider 142/KJ telah mendapatkan pembekalan dan bimbingan di bidang pertanian yang disiapkan guna pelaksanaan tugas di wilayah Sektor Timur perbatasan RI-RDTL.

 

“Kami membawa beberapa jenis bibit tanaman, pupuk serta vitamin yang dapat digunakan dalam kegiatan Binter satuan dalam rangka mendukung program pemerintah dan mengatasi permasalahan di lingkungan masyarakat perbatasan, “ imbuhnya.

 

“Anak-anak merupakan generasi muda penerus bangsa yang akan mengisi kemerdekaan nantinya, diusia tersebut mereka lebih cepat untuk menerima pelajaran dengan kemampuan daya ingat yang masih tinggi sehingga diharapkan mereka dapat menerapkan ilmu pengetahuan tentang cara bercocok tanam di rumah masing-masing dan di sekolah, sehingga dapat menjadi contoh bagi teman-temannya yang lain,” pungkasnya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel