Berita Satuan

Seberangi Sungai Mahakam, Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Evakuasi Warga yang Sakit

Oleh 21 Nov 2019 Tidak ada komentar
Seberangi Sungai Mahakam, Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Evakuasi Warga yang Sakit
#TNIAD 

JAKARTA. tniad.mil.id – Pos Kotis Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303/SSM mengevakuasi warga Desa Batu Majang, Virgo (50) yang mengalami kondisi kritis dikarenakan sakit yang dideritanya dengan menyeberangi Sungai Mahakam menggunakan kapal kayu.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 303/SSM Letkol Inf Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos. M.I.Pol, dalam keterangan tertulisnya di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Selasa (19/11/2019).

 

Virgo (50), terbaring lemas hampir 1 Minggu. Beruntung salah seorang keluarganya segera melaporkan hal tersebut ke Pos Kotis dan langsung bertemu dengan Dokter Satgas Pamtas Lettu Ckm dr. Rulli Eka Prananda.

 

Dijelaskan Dansatgas, Pos Kotis Satgas mendapat dari seorang warga bahwa terdapat salah seorang warga di Desa Batu Majang yang perlu mendapatkan pertolongan medis.

 

“Mendapat laporan dari warga tersebut, dokter Satgas yang sedang berada di Pos Kostis Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad langsung mendatangi dan memeriksa kondisi bapak Virgo di kediamannya. Setelah diperiksa oleh dokter Satgas , pasien tersebut dalam kondisi yang memerlukan perawatan lebih lanjut, “ jelasnya.

 

Lebih lanjut diungkapkan Dansatgas, tidak menunggu lama, dokter beserta tenaga medis Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif raider 303/SSM Kostrad yaitu Serda Suhendar beserta Praka Sony Maulana dengan menggunakan ambulans Satgas langsung mengevakuasi pasien untuk menuju Puskesmas Ujoh Bilang.

 

“Lokasi desa yang berada di seberang sungai Mahakam, mengharuskan tim medis Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad yang membawa Bapak Virgo, menyeberangi sungai Mahakam dengan menggunakan kapal kayu, “ lanjutnya.

 

 

“Setibanya di Puskesmas Ujoh Bilang, bapak Virgo diminta agar harus dibawa ke Rumah sakit terdekat, dikarenakan beliau mengalami dehidrasi berat, yang harus membutuhkan perawatan kesehatan lebih intensif,” pungkasnya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel