Berita Satuan

Terima Kasih Bapak TNI Bantu Mengajar

Oleh 30 Nov 2019 Tidak ada komentar
Terima Kasih Bapak TNI Bantu Mengajar
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Raut wajah gembira serta ucapan terima kasih tulus disampaikan anak-anak SD YPK Pikere kepada para anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw yang telah membantu mengajarkan latihan PBB (Peraturan Baris-Berbaris) dengan menyenangkan.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif R 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno S.I.P dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (30/11/2019)

 

Dikatakan Dansatgas, aksi kegiatan mengajar materi PBB oleh tujuh personel Pos Yamara dipimpin Serda Aditya Panggih di SD YPK Pikere yang berada di Kampung Ujung Karang, Distrik Arso Timur atas permintaan dari Kepala Sekolah.

 

“Sebelumnya Kepala Sekolah meminta bantuan kepada Pos Yamara untuk mengajarkan materi PBB kepada murid-muridnya agar dapat melatih kedisiplinan dan memberikan motivasi belajar,” ucap Ary.

 

“Selain itu juga, diharapkan dapat membentuk rasa kepedulian dan cinta terhadap tanah air dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” imbuhnya.

 

Saat anggota Pos Yamara tiba di SD YPK Pikere, Kepala Sekolah serta murid-murid antusias dan menyambut dengan sangat baik sekali.

 

“Disebabkan menurut Kepala Sekolah belum pernah ada dari TNI yang mengajar di sekolah ini,” tutur Ary.

 

Harapannya, tambah Ary, dengan kegiatan tersebut dapat menjalin hubungan baik dengan guru, serta orang tua murid dan masyarakat Kampung Ujung Karang selama pelaksanaan tugas kedepannya.

 

Tidak lupa pada kegiatan tersebut, personel Pos Yamara juga berkesempatan mengecat tugu sekolah sehingga terlihat baru dan memberikan bantuan berupa seragam sekolah dan peralatan alat tulis yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah.

 

Kepala sekolah, Risma sangat berterima kasih kepada Pos Yamara, Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, yang sudah membantu mengajar dan mengecat tugu di SD YPK Pikere.

 

“Saya mewakili SD YPK Pikere mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran bapak TNI, dikarenakan guru di sekolah kami sangat terbatas untuk mengajar,” ucapnya. (Dispenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel