Artikel

Nutrisi Wijayakusuma Solusi Bagi Petani Masa Kini

TNI Angkatan Darat
#TNIAD 

Saatnya petani BANGKIT, bukan sekedar jargon Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel   Kav Dani Wardana,S.Sos., M.M., M.Han. berupaya  mencari solusi  bagaimana terwujud ketahanan pangan            di wilayah kerjanya secara optimal.

Nutrisi Wijayakusuma Solusi Bagi Petani Masa Kini

Penjabaran salah satu cita-cita dalam NAWACITA adalah terwujudnya Swasembada Pangan di Indonesia. Pemerintah sangat gencar melaksanakan program yang berhubungan dengan peningkatan kapasitas produksi komoditas pertanian saat ini, di lingkungan TNI AD kita kenal dengan Program UPSUS PAJALE (upaya khusus padi, jagung dan kedelai).

Nutrisi Wijayakusuma Solusi Bagi Petani Masa Kini

Indonesia berada di kawasan yang strategis dan beriklim tropis dengan penyinaran matahari sepanjang tahun Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memempunyai sumber daya alam yang sangat melimpah diantaranya sektor pertanian. Sifat genetis tanaman, faktor lingkungan dan faktor tanah, merupakan dimensi dalam mendongkrak komoditi di bidang pertanian.

Tanah

Tanah sebagai salah satu media pertanian memiliki peran yang sangat penting. Sifat kimia tanah yang perlu mendapat perhatian adalah derajat keasaman  tanah (pH).

Kisaran  keasaman  tanah  yang  bagus untuk pertumbuhan tanaman adalah antara 6,0-7,0. Keasaman tanah rendah di bawah 5 sudah merupakan faktor penghambat bagi pertumbuhan tanaman  dan  pembentukan hasil, karena tanaman akan tumbuh merana (tidak normal), akan muncul gejala tanaman akan mudah terserang penyakit fisiologis yaitu pertama, khlorosis yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik berwama kuning pada daun, kedua, tanaman akan mengalami kekurangan unsur Kalium (K), yang ditandai dengan gejala menguningnya daun dan tulang daun, ketiga, terhambatnya pertumbuhan tanaman (kerdil). Mengingat demikian besarnya pengaruh pH tanah terhadap basil atau produksi tanaman, maka hendaknya dilakukan terlebih dahulu  pengukuran pH sebelum budidaya dilakukan. Untuk tanah yang sifat kimianya minus dapat diperbaiki dengan cara pemupukan.

Pemupukan

Pemupukan  bertujuan untuk memelihara dan memperbaiki kesuburan tanah dengan memberikan unsur hara ke dalam tanah. Kesuburan tanah adalah suatu keadaan tanah dimana tata air, udara dan unsur hara dalam keadaan cukup, seimbang dan tersedia sesuai kebutuhan  tanaman.  Dalam  budidaya tanaman secara organik, sumber  bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen Uerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu dan sabut kelapa), limbah ternak, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, dan limbah rumah tangga (sampah). Fungsi bahan organik menurut Leiwakabessy et al (2003). Diantaranya adalah memperbaiki struktur tanah, menambah ketersediaan unsur makro dan mikro, meningkatkan kemampuan tanah mengikat air, memperbesar kapasitas tukar kation (KTK) dan mengaktifkan mikro organisme.

Nutrisi Wijayakusuma Sebagai Solusi

Nutrisi wijayakusuma bertujuan untuk mengembalikan tanah menjadi SUBUR seperti halnya tanah hutan. Nutrisi wijayakusuma merupakan pupuk nutrisi yang berbasis pada kandungan vitamin dan mineral yang menguntungkan, yang tak terbatas jumlahnya dan berbagai unsur nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman baik makro maupun mikro.

Nutrisi wijayakusuma mengerti kebutuhan tanaman dan sifatnya sistemik.

Kelebihan  Wijayakusuma  Nutrition Dibanding Pupuk Lain:

  1. Memiliki kandungan semua unsur: MlKRO dan MAKRO
  2. Dapat dicampur dengan pupuk lain.
  3. Tidak ada masa kadaluarsa.
  4. Secara fungsi tidak akan berubah meskipun masih menggunakan pestisida maupun kimia.

Fungsi dan Kegunaan: 

  1. Meningkatkan dan mengaktifkan unsur hara pada tanah.
  2. Menggemburkan tanah dan menetralisir zat kimia pada tanah
  3. Memperkuat akar dan mempercepat pertumbuhan tanaman
  4. Mempersingkat masa panen hingga 20%
  5. Meningkatkan hasil panen hingga 50% secara bertahap
  6. Memperkuat daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit
  7. Memperkuat batang, daun, bunga dan buah
  8. Hasil panen sehat dan organik

Nutrisi Wijayakusuma Solusi Bagi Petani Masa Kini

Keuntungan Menggunakan Nutrisi Wijaya Kusuma.

Praktis. Sangat praktis saat digunakan :

  1. Cukup dicampur dengan air, dapat langsung diaplikasikan dan tidak hanyut oleh air siraman ataupun air hujan.
  2. Diaplikasikan secara bersamaan dengan pupuk lain, dengan cara dicampurkan.
  3. Dapat digunakan sebagai media tanam cair (hidroponik/aquaponik).
  4. Disimpan tanpa takut terkontamiflasi, semakin lama disimpan kualitasnya semakin baik.

Ekonomis. Harga sangat terjangkau bahkan bisa memangkas biaya pupuk hingga 100%.

Nutrisi Wijayakusuma Solusi Bagi Petani Masa Kini

Efisien. Waktu panen relatif lebih cepat hingga 20%. Dengan 1 jenis nutrisi  bisa digunakan untuk semua  jenis  tanaman, semua kebutuhan tanaman akan unsur hayati, bisa terpenuhi secara lengkap (mikro/makro).

Kualitas.

  1. Meningkatkan kualitas mutu tanaman dari akar, batang, daun, maupun buah.
  2. Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap virus, jamur, dan bakteri.
  3. Hasil panen lebih tahan lama disimpan.
  4. Meningkatkan kualitas tanah dan menjaga keseimbangan tanah /udara

Kuantitas. Meningkatkan hasil panen 50% hingga 100% untuk semua jenis tanaman secara bertahap.

Keunggulan

5 kelebihan Nutrisi wijayakusuma:

  1. Menetralkan pH tanah.
  2. Menggemburkan tanah.
  3. Memaksimalkan proses pembibitan.
  4. Memproduksi oksigen sendiri.
  5. Memaksimalkan immune/ proteksi tanaman.

Hasil Lapangan

  1. Meningkatkan potensi hasil sampai 1 ton per ha.
  2. Mempercepat masa panen sampai 10 hari.
  3. Meningkatkan pH.
  4. Tahan hama dan penyakit.
  5. Rendemen padi di atas 65%.

Nutrisi Wijayakusuma memberikan bukti bukan sekedar janji, pembuatan Demplot Pertanian di seluruh wilayah Korem 071/Wijayakusuma telah menunjukan dan mewujudkan progress yang positif sesuai dengan keuntungan, keunggulan dan  hasil yang diperoleh dari penggunaan Nutrisi ini.

Nutrisi Wijayakusuma Solusi Bagi Petani Masa Kini

SAATNYA PETANI BANGKIT, NUTRISI WIJAYAKUSUMA MENJADI SOLUSI BAGI PETANI MASA KINI.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel