Berita Satuan

Paket Pintar Satgas Yonif MR 411 Cerdaskan Pelajar Papua

Paket Pintar Satgas Yonif MR 411 Cerdaskan Pelajar Papua
#TNIAD 

JAKARTA, tniad.mil.id – Berbagai upaya terus dilakukan Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad untuk turut mencerdaskan para pelajar di perbatasan RI-PNG, salah satunya melalui kegiatan bertajuk Paket Pintar yang kali ini menyambangi SMP Negeri 03 Muting di Kampung Sipias, Distrik Eligobel.

 

Hal tersebut dikatakan Dansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (3/12/2019)

 

Dikatakan Dansatgas, kegiatan bertajuk Paket Pintar yang dilakukan personel Pos Kotis dipimpin Pasi Intel pada Senin (2/12/2019) di SMP Negeri 03 Muting, dikhususkan untuk pelajar yang ada di perbatasan.

 

“Tujuan dari kegiatan ini, kami ingin menghadirkan sesuatu yang baru dan bermanfaat dengan dikemas secara menarik, tentunya untuk mendukung dan meningkatkan kecerdasan serta membangun karakter para pelajar di perbatasan,” tutur Rizky.

 

Adapun materi pada Paket Pintar tersebut meliputi materi Wawasan Kebangsaan, Perpustakaan Keliling, belajar bersama, makan bubur kacang hijau, fun games dan di akhiri dengan penyerahan buku secara simbolis kepada pihak sekolah yang diperuntukkan bagi semua siswa.

 

Nantinya diutarakan Rizky, program Paket Pintar tersebut akan berkeliling untuk mendatangi sekolah-sekolah yang menjadi binaan Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad selama penugasan.

 

“Semoga apa yang kami perbuat ini bermanfaat dan dapat memberikan perubahan untuk mencerdaskan para pelajar Papua yang berada di perbatasan,” ucapnya lebih lanjut.

 

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 03 Muting, Drs Halidin mengapresiasi kegiatan yang digelar Satgas oleh bapak-bapak TNI dari Pos Kotis.

 

“Dengan adanya kegiatan ini, siswa-siswi banyak sekali mendapat manfaat, selain cerdas, mendapat asupan gizi juga terbentuk karakter dan mentalnya,” beber Halidin.

 

“Semoga ke depan Paket Pintar terus dirasakan oleh sekolah-sekolah lain dan dapat singgah kembali ke sekolah kami,” pungkasnya. (Dsipenad)

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel