Skip to main content
Berita Satuan

704 Tahanan dan Narapidana di Balikpapan Diajak Amalkan Pancasila Dan UUD 1945

Dibaca: 1 Oleh 10 Okt 2016Tidak ada komentar
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Balikpapan, – Irdam VI/Mlw Kolonel Inf Dwi Wahyu Winarto, S.IP, MM mengajak warga Binaan Pemasyarakatan Kelas II A Balikpapan agar berusaha menghayati dan mengamalkan tentang Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Karena dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang mengatur tata cara kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara.

Ajakan Irdam tersebut disampaikan ketika menghadiri Layanan Kunjungan Warga Binaan Pemasyarakatan Serentak yang bertema “Sehari Bersama Mereka,“ di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Balikpapan, Minggu (9/10).

Kegiatan Layanan kunjungan bagi warga binaan pemasyarakan di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia dipusatkan di Rutan Kelas I Cipinang Jakarta dan dipimpin langsung oleh Menteri Kementerian Hukum dan Ham RI Bapak Yasonna Laoly melalui teleconferece.

Sedangkan acara di Lapas Balikpapan ini dihadiri oleh Dirjen Ham, Kementrian Hukum dan Ham RI Drs. Muhalimin Abdi SH, MH, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Kaltim Drs. Agus Saryono, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Ham Kaltim Drs Hermawan Yurianto, Bc IP, SH MA, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Balikpapan Edy Hardoyo Bc IP, SH. MH dan Irdam VI/Mulawarman Kolonel Inf Dwi Wahyu Winarto, S.IP. MM serta undangan terkait lainnya.

Baca juga:  Dipimpin Danrem, Prajurit TNI Korem 172/PWY Laksanakan Vaksinasi Covid-19

Selain ajakan memahami Pancasila dan UUD 1945 tersebut, Irdam dalam kesempatan itu minta kepada sebanyak 704 Tahanan dan Narapidana Kelas II A Balikpapan untuk tetap  bersemangat dan selalu memanjatkan doa  kehadirat Tuhan Yang Maha Esa agar kiranya selalu diberikan  kemampuan dan tabah dalam menjalani hidup ini dengan baik dan benar.

Pada bagian lain, Irdam menjelaskan juga bahwa kita ini merupakan sesama anak bangsa dan warga Negara RI. Oleh karena itu hendaknya kebersamaan itu senantiasa dipelihara dan jangan sampai ada sela atau jarak diantara kita.

Permasalahan yang terjadi pada Narapidana jangan disesali tapi harus introspeksi  dan mendekatkan diri kepada Allah SWT karena permasalahan yang terjadi biarlah terjadi, namun kita tetap semangat untuk hidup yang lebih baik dihari yang akan datang. (Pendam VI/ Mlw)

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel