
Tapanuli Selatan, tniad.mil.id – TNI Angkatan Darat melalui Satgas Yonzipur I/DD menuntaskan pemasangan jembatan Bailey di Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (10/1/2026), sehingga akses utama warga yang sempat terputus akibat banjir bandang kembali berfungsi normal.
Jembatan Bailey tersebut telah selesai 100 persen dan dapat dilalui pejalan kaki serta kendaraan roda dua dan roda empat. Berfungsinya kembali jembatan ini memulihkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian antarwilayah.
Pemasangan jembatan dikerjakan oleh 22 personel Satgas Yonzipur I/DD di bawah pimpinan Lettu Czi Suyono. Jembatan dibangun dengan konfigurasi 8 petak (tipe 1-1), panjang 24 meter, lebar 3,75 meter, dan kapasitas beban hingga 10 ton, menghubungkan Desa Aek Nabara dengan Desa Batu Satail, Kecamatan Sipirok.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan bahwa rampungnya jembatan Bailey ini merupakan komitmen TNI AD dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana. Kehadiran jembatan tersebut dinilai strategis untuk membuka kembali akses transportasi warga serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.
Masyarakat setempat menyambut baik rampungnya pembangunan jembatan dan menyampaikan apresiasi atas kerja cepat TNI AD dalam membantu mengatasi dampak bencana. (Dispenad)


















