
Pontianak, Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasad Mayjen TNI Wiryantoro NK menjadi narasumber dalam Seminar Forum Pendidikan Tinggi Elektro Indonesia (Fortei) 2015, di Aula lantai 4 Harris Hotel Pontianak, Selasa (10/11) yang diselenggarakan oleh Fortei Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalbar.
Mayjen TNI Wiryantoro NK menyatakan, rasio kebutuhan dan ketersediaan energi dewasa ini sudah dalam taraf mengkhawatirkan. Dimana, pesatnya pertumbuhan manusia dan ekonomi secara global sewaktu-waktu dapat menjadi medan konflik baru dan bahkan meruncing.
Sebagai narasumber Mayjen TNI Wuryantoro NK menyampaikan materi yang berjudul Peran TNI AD Guna Menghadapi Krisis Energi dalam Rangka Mernjaga Kedaulatan NKRI.
“Dalam rangka menghadapi krisis energy guna menjaga kedaulatan NKRI, sesuai dengan arah kebijakan dan strategi TNI, peran dan tugas TNI AD yang langsung bersentuhan adalah menjaga keamanan baik sumber energy/obyek vital, distribusi energy, pengelolaan energy, melaksanakan pemberdayaan wilayah diseluruh wilayah NKRI termasuk perbatasan darat dengan negara lain dan pulau-pulau terluar,” paparnya.
Dalam implementasi di lapangan fungsi dan keberadaan TNI AD di tengah masyarakat memegang kunci yang sangat vital. TNI harus dapat sebagai innovator, creator dan motivator serta dinamisator bersama rakyat dalam menjaga kelanggengan sumberdaya energy dan SDA.
“Bilamana Kementrian Pertahanan atau TNI secara bersama-sama dengan komponen bangsa lain berhasil melaksanakan pengelolaan energy nasional secara optimal, niscaya bangsa Indonesia mendapat kecukupan kekuatan untuk melakukan pencegahan dan penangkalan ancaman baik dari dalam maupun luar negeri sehingga keutuhan NKRI akan selalu terjaga”, terang Mayjen Wiryantoro.