Skip to main content
Kodam I/Bukit Barisan

Dandim Bengkalis Ikuti Rapat Koordinasi Penetapan Siaga Karhutla

Dibaca: 19 Oleh 14 Feb 2023Tidak ada komentar
Dandim Bengkalis Ikuti Rapat Koordinasi Penetapan Siaga Karhutla
#TNIAD #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

JAKARTA, tniad.mil.id – Komandan Kodim 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto mengikuti Rapat Koordinasi Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Pembentukan Satgas Posko Siaga Darurat Bencana Karhutla tahun 2023 di Kabupaten Bengkalis bertempat di Lantai 2 Kantor Bupati Bengkalis Jln. A Yani Kel. Bengkalis Kota Kab. Bengkalis. Senin, (13/2/2023).

Rapat Koordinasi Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan yang digelar oleh Pemerintah Daerah Bengkalis dalam rangka penetapan status Siaga Darurat Bencana Karhutla tahun 2023 sebagai bentuk upaya kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.

Kabupaten Bengkalis saat ini ditetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla, hal tersebut diungkapkan Bupati Bengkalis Kasmarni, S.Sos. MMP melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono dalam Rapat Koordinasi Penetapan Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan.

Andris Wasono mengatakan, bulan Januari ke Februari telah terjadi 7 kejadian Karhutla di Kecamatan Mandau, Kecamatan Bandar Laksamana dan Kecamatan Bathin Solapan. Hal itu yang menjadi pertimbangan ditetapkannya status Siaga Darurat Karhutla.

Baca juga:  OLAH RAGA BERSAMA TNI-POLRI “KITA BOLEH BEDA SERAGAM TAPI TUJUAN KITA SAMA (SALAM SATU JIWA)”

“Kita akan tetapkan siaga darurat, kita harus bersiaga, harus mempersiapkan peralatan dan personel yang ada. Karena kita harus mempersiapkan sedini mungkin tanpa harus menunggu darurat,” ungkap Andris.

Menyikapi status siaga Bencana Karhutla, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia Hermanto sangat sepakat dan mendukung penetapan status Siaga Darurat Karhutla, sebab upaya pencegahan lebih diutamakan daripada penanganan.

“Sudah kita tetapkan saja status Siaga Darurat Karhutla. Kalau kita tidak siapkan dari sekarang, nanti begitu ada kejadian baru kita bingung, siapa berbuat apa,” ucap Dandim.

Untuk mencegah dan menangani Karhutla Letkol Inf Endik Yunia selaku Wakil Komandan Sub II Satgas Siaga Bencana Karhutla mengajak semua stakeholder untuk bahu-membahu saling bersinergi.

“Kita harus bersinergi, tidak bisa satu instansi bergerak sendiri untuk mengatasi Karhutla. Jangan ada ego sektoral, tidak ada yang lebih penting melainkan kerja bersama, sama-sama bekerja,” tegasnya. (Dispenad)

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel