
Kubu Raya, Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Inf Tri Rana Subekti, S.Sos memberikan keterangan pers kepada awak media, usai apel pagi di Kantor Pendam XII/Tpr Gd. B Lantai 4. Makodam XII/Tpr Jl Arteri Ali Anyang No. 1 Sungai Raya, Kubu Raya, Selasa (07/06/2016), tentang rencana pemberangkatan Yonif Raider 641/Beruang melaksanakan tugas Pengamanan perbatasan Republik Indonesia (RI) – Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
Kapendam menjelaskan, bahwa Kodam XII/Tpr akan memberangkatkan Batalyon Infanteri Raider 641/Beruang untuk melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI-RDTL di Nusa Tenggara Timur menggantikan Batalyon Armed 10/Kostrad, yang direncanakan dilepas oleh Pangdam XII/Tpr di Pelabuhan Dwi Kora Pontianak pada Rabu, 8 Juni 2016.
Yonif Raider 641/Bru di bawah pimpinan Letkol Inf Wisnu Herlambang, tahun ini mendapat kehormatan dari Mabes TNI untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan di NTT akan diberangkatkan menggunakan KRI Teluk Bone, paparnya.
Satgas Yonif Raider 641/Bru sebelum diberangkatkan telah melakukan latihan pratugas dari tahap satu, tahap dua dan tahap tiga serta sudah ditinjau oleh Komando atas dalam hal ini Mabesad dan Mabes TNI.
?Peninjauan dari Mabesad dilakukan pada 20 Mei dan peninjauan dari Mabes TNI dilakukan pada 25 Mei lalu oleh Waasops Panglima TNI Laksma TNI Harjo Sasmoro?, katanya.
Dalam Latihan Pratugas Satgas Yonif Raider 641/Bru telah dibekali pengetahuan sistem sosial, budaya dan tradisi masyarakat.Dengan penguasaan sosiokultural masyarakat di daerah operasi, memungkinkan Satgas untuk dapat melakukan komunikasi dengan masyarakat dan memudahkan beradaptasi terhadap lingkungan tugas, pungkas Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Tri Rana Subekti.