
Kasrem 171/PVT Kolonel Inf R. Agus Abdurrauf memimpin acara Korps Raport dan Tradisi Satuan Pelepasan Perwira Korem 171/PVT yang pindah Satuan, yaitu Mayor Inf Ulil Amri, S.Ag, Mayor Chk Agus Ginanto, S.H dan Kapten Inf Abdul Munir, dihadiri oleh para Kasi Korem 171/PVT, para Dansat dan Ka Balak Aju jajaran Korem 171/PVT, bertempat di lapangan Apel Makorem 171/PVT Jl. Pramuka No. 1 Sorong-Papua Barat, Rabu (08/7).
Dalam sambutan Danrem 171/PVT yang dibacakan oleh Kasrem 171/PVT Kolonel Inf R. Agus Abdurrauf mengatakan bahwa seperti dipahami bersama bahwa alih tugas dan jabatan dijajaran TNI Angkatan Darat, merupakan hal yang biasa dan tujuannya adalah meningkatkan kinerja organisasi. Disamping itu, alih tugas juga memberi kesempatan bagi personel untuk maju mengembangkan kemampuannya. Dengan pengalaman tugas yang beragam, diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan menambah pengalaman bagi perwira dalam menghadapi berbagai permasalahan dalam tugasnya. Selain itu, alih tugas dalam organisasi merupakan respon atas tuntutan tugas yang terus berkembang secara dinamis.
Oleh karenanya pindah tugas merupakan salah satu upaya pimpinan guna mengoptimalkan kualitas kinerja, sehingga pejabat yang mendapat kesempatan alih tugas akan memperoleh pengalaman baru dalam rangka lebih meningkatkan kemampuannya secara optimal sesuai dengan dinamika dan tantangan tugas yang dihadapi. Di sinilah pengalaman penugasan yang telah dimiliki selama ini, akan menjadi potensi yang dapat digunakan dalam melaksanakan setiap perintah tugas di satuan yang baru.
Pada kesempatan acara Tradisi Satuan ini selaku Komandan Korem 171/PVT dan atas nama pribadi, mengucapkan selamat jalan dan selamat melaksanakan tugas yang baru kepada Mayor Inf Ulil Amri, S.Ag sebagai Kasi Kur Bagdik Sdirbinpuanter Pusterad, Mayor Chk Agus Ginanto, S.H sebagai Kasi Tuud Kumdam XVII/Cenderawasih dan Kapten Inf Abdul Munir sebagai Danramil di Kodim 1710/Mimika.
Untuk menjadi seorang Perwira bukanlah hal yang mudah, karena seorang Perwira harus mampu mengatasi berbagai kendala, hambatan dan kesulitan dalam pelaksanaan tugas yang semakin kompleks. Namun demikian, kondisi tersebut janganlah dirasakan sebagai beban tetapi justru dijadikan sebagai tantangan guna membangkitkan semangat, kreasi dan inovasi dalam menguji kemampuan sebagai seorang Perwira di lingkungan TNI AD. Tanggungjawab yang diemban sebagai Perwira tentu mengandung konsekuensi. Semua itu berkaitan dengan kedudukan dan jabatan yang akan diemban di tempat Kesatuan yang baru.
Dengan demikian segala sesuatu yang menjadi tugas dan tanggungjawab, diminta agar dilaksanakan dengan baik dan aplikasikan ilmu pengetahuan serta pengalaman yang dimiliki disatuan yang baru nanti, sehingga tugas dan tanggungjawab dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. (Penrem171/PVT)