Penulis Disabilitas

Kunci Sukses dalam Ramadhan di Tengah Pandemi

Dibaca: 14 By 15 Mei 2020Mei 24th, 2020Tidak ada komentar
Kunci Sukses dalam Ramadhan di Tengah Pandemi
#TNIAD, #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Bismillah, “Mas Mengapa ya, orang lain dapat menikmati Ramadan. Meski kondisi Mereka juga sama merasakan dampak dari musibah ini.” Mungkinkah anda juga memiliki pertanyaan yang sama? salah satu bentuk kesuksesan dalam membersamai ramadan adalah rasa tenang dalam menjalani rangkaian ibadah mulai sahur, puasa, dan lainnya. Walaupun Ramadan Kali ini tak seperti Ramadan yang lalu, namun kita harus paham keberkahannya tidak akan ada beda. Jadi tetap lakukan rutinitas ibadah meski dirumah.

Coba perhatikan apapun yang telah kita dapat atau keberhasilan saat ini, misal jabatan, pekerjaan, aset dll. Apa yang menjadikan faktor utamanya? beberapa orang mungkin menyimpulkan bahwa visi yang jelas adalah kuncinya. Ini separuh benar. Namun, visi tanpa eksekusi hanyalah halusinasi. Orang lain menyimpulkan kebiasaan bertindak adalah kuncinya. Ini benar, namun kurang presisi. Tindakan yang hanya satu dua kali tidak akan berdampak pada hasil. Lalu apa kira-kira kunci mereka yang sukses dalam pekerjaan atau menjemput rezeki terlebih membersamai bulan Ramadan. Konsistensi,  konsistensi adalah kunci. Tanpa konsistensi, hasil hanyalah mimpi. Cara, posisi, mungkin sama dengan yang orang lain lakukan. Namun konsisten untuk melakukan setiap hari dengan penuh kefokusan Insya Allah akan meningkat dengan dahsyat dan itulah pembedanya.

Baca juga:  Berusaha Untuk Ikhlas (sulit? Berusahalah terus Sampai bisa Ikhlas)

Pahami, bahwa keberhasilan dalam menuju mendapat keberkahan ramadan dan Ridhonya Sang Pencipta itu dari hati, bukan menggunakan raga atau berjalan dengan kaki. Keberkahan yang maksimal di ramadan kali ini tetap maksimal akan kita dapatkan meski ibadah hanya di rumah bersama keluarga. Sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad SAW; “Apabila seorang hamba sakit atau safar maka Allah tetap mencatat pahala untuknya seperti ketika sehat dan mukim” (HR Bukhari)  Mari kita konsisten penuh sampai di hari fitri nanti. Sekali lagi, mari, walaupun di rumah kita tetap beribadah, terutama adalah membersihkan hati dari semua kotorannya, karena orang yang hatinya bersih berarti dia sukses. Ukuran sukses adalah bagaimana ibadah itu menjadikan hati kita semakin baik dan positif.

Semoga bermanfaat

#SalamSehatTanpaBatas

#BerbagiWujutBersyukur

#TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel