
TNI AD – Penerangan Yonmek Konga 23-K. Wanita TNI yang tergabung dalam Satgas Indobatt XXIII-K merayakan Hari Kartini di Lebanon, bertempat di lapangan Soekarno Indobatt UNP 7-1, Jumat (21/4/2017)
Ada sedikit perbedaan dalam kegiatan sehari-hari wanita TNI di Indobatt, yang biasanya menggunakan pakaian tempur lengkap dalam menjalankan misi, kali ini berpakaian kebaya sangat feminim. Peran Wanita TNI dalam misi perdamaian sangat besar, mengingat banyak sekali tugas-tugas yang membutuhkan kehadiran para Wanita TNI.
Peran wanita di segala bidang seperti saat ini, tidak lepas dari perjuangan Raden Ajeng Kartini yang telah memperjuangkan hak-hak wanita di masa kolonial. Kartini merupakan sosok perempuan Indonesia yang berusaha untuk bisa meningkatkan derajat perempuan agar bisa lebih baik, dampak dari perjuangan tersebut hingga kini masih terasa.Bagi wanita masa kini, peran Kartini menjadi pelopor untuk sebuah kemajuan wanita terutama di Indonesia.Semoga para Wanita TNI bisa menjadi wanita hebat sebagai Kartini masa kini penuh inisiatif, disiplin dan memiliki motivasi tinggi
Kehadiran wanita TNI dalam kegiatan CIMIC, kegiatan protokoler, kegiatan olahraga, kegiatan budaya, kegiatan medis dan kegiatan yang berkaitan dengan akomodasi sangatlah dibutuhkan dalam misi perdamaian di Lebanon.
Dalam kegiatan-kegiatan tersebut nampak wanita TNI lebih terampil, lebih luwes, sehingga dengan mudah diterima oleh masyarakat dan anak-anak di Lebanon. Wanita TNI yang tergabung dalam Satgas Indobatt XXIII-K menjadi terdepan saat berinteraksi dengan masyarakat. Menjadi duta-duta budaya dan olahraga di ajang kompetisi yang diadakan oleh UNIFIL.
Kiprah wanita TNI di Indobatt juga telah mengharumkan nama kontingen Garuda Indonesia dengan memenangkan turnamen olahraga bulu tangkis dan menjadi kontingen terbaik dalam penampilan budaya bangsa. Semua itu tidak lepas dari peran serta Wanita TNI. “Terkadang kesulitan harus kamu rasakan terlebih dahulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu”, pesan R.A. Kartini.