JAKARTA, tniad.mil.id – Mediasi persuasif yang dilakukan Satgas Pamtas Yonif Raider 514/SY, berhasil mencegah keributan di antara warga Kampung Mulia, Puncak Jaya.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 514/SY, Mayor Inf Danang Biantoro S.I.P, M.Si, dalam keterangan tertulisnya di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Kamis (10/10/2019)
Diungkapkan Dansatgas, mediasi yang digelar pada hari Rabu (9/10/2019) bertempat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Kota Mulia, Satgas Yonif 514 mengajak seluruh unsur aparat keamanan dan juga Wakil Bupati Puncak Jaya agar dapat mengerahkan warganya untuk melakukan mediasi.
“Kita selaku Satgas yang berada di Kota Mulia berkewajiban untuk menjaga keamanan di wilayah ini, hal ini sebagai bentuk konsistensi khususnya TNI dalam menjaga seluruh warga agar dapat beraktifitas normal kembali,” ungkap Danang
Keributan antar masyarakat yang berhasil diredam oleh Satgas Yonif 514 beberapa hari lalu, meninggalkan trauma di masyarakat khususnya pendatang yang khawatir akan terjadi kembali.
“Keributan yang terjadi karena ditimbulkan polemik antar suku memang sudah selesai, namun masih meninggalkan trauma bagi pendatang untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari,” ujar Danang.
Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Mulia, Denias Geley menyampaikan apresiasi atas kesigapan Satgas Yonif 514 yang mampu meredam keributan antar masyarakat kampung di Kota Mulia.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada TNI, khususnya di wilayah Kota Mulia karena sigap dalam menanggapi situasi yang sedang berkembang saat ini,” ucapnya.
“Saya harap kedepannya, ini menjadi kewajiban bersama untuk menjamin keamanan warga masyarakat apabila terjadi suatu konflik antar suku atau kampung,” tandasnya.
Turut hadir dalam acara mediasi diantaranya Dandim 0704/PJ dan Kapolres Puncak Jaya serta seluruh aparat keamanan Kabupaten Puncak Jaya. (Dispenad)